RADARSOLO.COM-Meskipun Kawasan Simpang Lima Boyolali masih dalam tahap konstruksi, Bupati Boyolali Agus Irawan optimistis area tersebut bisa digunakan oleh masyarakat untuk perayaan Tahun Baru 2026.
Bupati Agus Irawan berharap perayaan tahun baru kali ini dapat memaksimalkan potensi kesenian dari warga Boyolali agar bisa ikut merayakan dan terlibat langsung.
“Insya Allah nanti bisa, kita juga ingin tahun baru ini memaksimalkan dari kita (warga Boyolali) sendiri, biar bisa ikut merayakan dan terlibat langsung,” jelas Agus, Senin (15/12).
“Insya Allah nanti bisa, kita juga ingin tahun baru ini memaksimalkan dari kita (warga Boyolali) sendiri, biar bisa ikut merayakan dan terlibat langsung,” jelas Agus, Senin (15/12).
Baca Juga: Update Jumlah Penonton Film Agak Laen 2 Terbaru Hari Ini 15 Desember 2025, Sudah Tembus 8 Juta?
Namun, ia menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru 2026 di Boyolali tidak akan digelar secara besar-besaran.
Namun, ia menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru 2026 di Boyolali tidak akan digelar secara besar-besaran.
Keputusan ini sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap beberapa daerah yang terdampak bencana alam.
“Yang pasti kita tidak ingin tahun ini merayakan dengan besar-besaran. Jadi kita tidak mau berfoya-foya. Kita juga mendoakan juga untuk segera pulih kembali,” tambah bupati.
“Yang pasti kita tidak ingin tahun ini merayakan dengan besar-besaran. Jadi kita tidak mau berfoya-foya. Kita juga mendoakan juga untuk segera pulih kembali,” tambah bupati.
Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menambahkan, deadline penyelesaian proyek dari kontraktor yakni pada 28 Desember 2025.
"Dari kontraktornya tanggal 28 (Desember) sudah klir, seusai dengan deadline. Kita doakan saja cuaca mendukung, lancar. Nanti selesai untuk malam Tahun Baru bisa digunakan untuk pesta rakyat,” ujarnya.
"Dari kontraktornya tanggal 28 (Desember) sudah klir, seusai dengan deadline. Kita doakan saja cuaca mendukung, lancar. Nanti selesai untuk malam Tahun Baru bisa digunakan untuk pesta rakyat,” ujarnya.
“Surprise, nanti tunggu saja di malam tahun baru,” lanjutnya.
Akses Dibuka Parsial Mulai 18 Desember
Akses Dibuka Parsial Mulai 18 Desember
Sebelumnya telah diumumkan, Simpang Lima Boyolali akan dibuka secara parsial untuk akses mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 18 Desember 2025.
Akses sementara yang akan dibuka meliputi:
- Jalur dari Jembatan Gede sisi barat menuju Simpang Lima.
- Jalur melingkar melewati sisi barat Tugu Kuda hingga Polsek Kota.
- Jalur di depan Polsek hingga Monumen Susu Tumpah, melewati jalur sisi timur.
Proyek pemeliharaan Jalan Pandanaran dan revitalisasi pedestrian Simpang Lima ini menelan anggaran kurang lebih Rp22 miliar, yang mencakup pembangunan pedestrian, pemeliharaan jalan, terowongan penyeberangan, dan penanaman jalur kabel di bawah tanah. (fid)