Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kawasan Simpang Lima Boyolali Dibuka untuk Kelancaran Nataru, Pengendara Diimbau Waspada Material Bangunan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 21 Desember 2025 | 21:17 WIB
Kendaraan melintasi kawasan Simpang Lima Boyolali, Minggu (21/12/2025)
Kendaraan melintasi kawasan Simpang Lima Boyolali, Minggu (21/12/2025)

RADARSOLO.COM-Kawasan Simpang Lima Boyolali dibuka untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 sejak Sabtu (20/12/2025) sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Minggu (21/12/2025) siang, kendaraan dari arah Solo maupun Semarang sudah mulai memadati jalur tersebut. Akses yang sebelumnya terbatas kini telah terhubung mulai dari Tugu Susu Tumpah hingga Jembatan Kaligede.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi, mengonfirmasi pembukaan akses tersebut demi mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di puncak mudik.

“Sudah dibuka sejak Sabtu sore kemarin. Jalur ini kami fungsikan untuk akses Nataru 2026,” jelas Fandi saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo.

Skenario Rute dan Pembatasan Akses

Meski sudah dibuka, terdapat beberapa catatan penting bagi pengendara yang melintas:

Arah Semarang: Kendaraan dapat melintasi dua ruas Jembatan Kaligede, lalu lurus melewati sisi barat Simpang Lima menuju Tugu Susu Tumpah.

Jalan Pemuda Masih Tertutup: Akses dari Mapolsek Boyolali Kota menuju Jalan Pemuda (arah Hotel B-Hills/Kridanggo) belum dibuka. Hal ini dikarenakan masih adanya lubang galian di depan Mapolsek yang belum tertutup sempurna.

Sisi Timur (Terowongan): Tetap ditutup total bagi semua kendaraan karena faktor umur beton konstruksi yang belum mencapai batas aman beban.

Baca Juga: Prediksi Arus Mudik Nataru Meningkat, Terapkan Traffic Counting Berbasis Teknologi

Waspada Debu dan Sisa Material
Pihak kepolisian memberikan peringatan khusus terkait kondisi jalan di area proyek revitalisasi Jalan Pandanaran ini. Karena pengerjaan pedestrian masih berlangsung, sisa material berupa pasir dan tanah masih banyak berserakan.

“Kami imbau pengendara lebih berhati-hati. Di sekitar Simpang Susu Tumpah masih ada tanah yang belum bersih. Selain itu, debu cukup tebal saat kendaraan melintas, jadi jaga jarak aman dan konsentrasi,” tambah AKP Tri Afandi.

Baca Juga: Pelatih Persika Karanganyar Masih Banyak Catatan Walau Timnya Bungkam Persikutim United: Persaingan Grup C Kian Panas

Guna meminimalisir risiko kecelakaan, petugas telah memasang sejumlah fasilitas pendukung seperti water barrier sebagai pembatas jalur, rambu petunjuk darurat, serta lampu penerangan jalan tambahan di titik-titik krusial. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#lalu lintas #nataru #akses #simpang lima boyolali #natal dan tahun baru