Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Volume Kendaraan di Boyolali Melonjak hingga 24 Persen, Jalur Wisata Selo-Cepogo Mulai Padat

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 25 Desember 2025 | 22:33 WIB
Kendaraan melintasi Jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima Boyolali, Kamis (25/12/2025).
Kendaraan melintasi Jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima Boyolali, Kamis (25/12/2025).

RADARSOLO.COM- Mobilitas kendaraan di wilayah Kabupaten Boyolali mengalami peningkatan signifikan bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali mencatat adanya kenaikan lalu lintas harian rata-rata hingga 24,9 persen dibandingkan hari biasa.

Peningkatan ini terpantau di sejumlah titik strategis, terutama pintu masuk kota dan jalur menuju objek wisata unggulan di lereng Merapi-Merbabu.

Analisis Data: Lonjakan di Jam Sibuk

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Boyolali Ragil Pambudi memaparkan bahwa pada hari biasa, jumlah kendaraan yang melintas di simpang-simpang utama berkisar 19 ribu hingga 21 ribu unit per hari.

“Selama masa Nataru ini, angka tersebut melonjak menjadi 23 ribu hingga 26 ribu kendaraan per hari. Bahkan pada jam puncak pagi dan sore hari, lonjakan volume kendaraan tercatat mencapai 29,4 persen,” jelas Ragil, Kamis (25/12/2025).

Meski terjadi peningkatan, Dishub Boyolali memastikan belum ada penumpukan kendaraan yang bersifat permanen.

Perlambatan hanya terjadi secara situasional dengan rata-rata waktu tundaan yang masih terkendali di angka 6 hingga 9 menit.

Dominasi Jalur Solo-Semarang dan Wisata Selo

Kabid Pengembangan Keselamatan Dishub Boyolali Didik Riyanto menambahkan, distribusi arus kendaraan masih didominasi oleh jalur arteri Solo–Semarang dengan persentase mencapai 37,2 persen.

Baca Juga: Destinasi Wisata Pilihan Isi Liburan di Solo Raya: Sowo Permai Musuk, Hidden Gem Boyolali untuk Berburu Golden Sunrise

Berikut adalah rincian persebaran dan komposisi kendaraan:

“Kawasan Selo dan Cepogo menjadi daya tarik utama wisatawan saat liburan ini. Kami bersama jajaran Polri terus melakukan pemantauan intensif di Pos Pengamanan dan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional jika terjadi kemacetan di jalur menanjak,” pungkas Didik. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #lalu lintas #selo #padat #volume #jalur wisata #kepadatan kendaraan #cepogo