RADARSOLO.COM-DPC PDI Perjuangan Boyolali secara resmi memiliki nakhoda baru.
Susetya Kusuma Dwi Hartanta ditetapkan sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali periode 2025-2030 dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Semarang, Sabtu (27/12/2025).
Penetapan Susetya didasarkan pada usulan berjenjang mulai dari tingkat Ranting, PAC, hingga DPC, yang kemudian disahkan oleh DPP partai.
Kolaborasi 21 Pengurus untuk Target 2029
Usai resmi dilantik, Susetya langsung mengumumkan struktur kepengurusan DPC PDI Perjuangan Boyolali yang kini diperkuat oleh 21 pengurus.
Komposisi ini diklaim sebagai kolaborasi solid untuk membawa partai berlambang banteng moncong putih tersebut ke arah yang lebih progresif.
"Struktur ini merupakan hasil kolaborasi yang kami harapkan bisa membawa PDIP Boyolali lebih baik lagi. Fokus utama kami saat ini adalah menyusun kekuatan dan konsolidasi internal mulai dari akar rumput sebagai langkah awal menuju event politik 2029," ujar Susetya, Senin (29/12/2025).
Mempertahankan Dominasi Kursi Legislatif
Mengenai target politik, Susetya menegaskan misi utamanya adalah mempertahankan perolehan kursi DPRD Boyolali yang ada saat ini.
Terkait strategi pemenangan Pemilu 2029, pihaknya masih bersikap fleksibel sembari memantau perkembangan regulasi dari pusat.
"Untuk 2029, kami siapkan Plan A dan Plan B sambil menunggu mekanisme serta regulasi terbaru. Hal ini termasuk langkah strategis di sektor eksekutif, mengingat ada kemungkinan perubahan regulasi baik untuk pemilihan legislatif maupun kepala daerah," tambahnya.
Baca Juga: Anggaran Rp 2,6 Miliar, DPRD Solo Puji Hasil Jalan Popda Nusukan
Meski saat ini posisi eksekutif menjadi tantangan tersendiri, Susetya optimistis dengan kekuatan struktur yang baru terbentuk, PDI Perjuangan Boyolali akan tetap menjadi kekuatan politik dominan di wilayah tersebut. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono