Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BPBD Boyolali Prediksi Cuaca Ekstrem Hingga Februari, Pohon Tumbang Jadi Ancaman Utama

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 12 Januari 2026 | 17:19 WIB

Masyarakat Boyolali diimbau waspada dengan kerawanan pohon tumbang di puncak musim hujan.
Masyarakat Boyolali diimbau waspada dengan kerawanan pohon tumbang di puncak musim hujan.

RADARSOLO.COM–BPBD Boyolali mengeluarkan peringatan dini terkait puncak musim hujan yang diprediksi jatuh pada Januari hingga Februari 2026.

Intensitas hujan yang tinggi diprediksi kerap terjadi disertai angin kencang.

Fenomena ini meningkatkan risiko terjadinya pohon tumbang dan kerusakan struktur bangunan di Boyolali.

BPBD mencatat bahwa bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman paling dominan berdasarkan data kejadian bencana di lapangan.

Baca Juga: Libur Nataru Usai, Harga Daging Ayam dan Telur di Boyolali Masih Parkir di Level Tinggi

Mitigasi Fokus pada Pohon Rawan dan Struktur Bangunan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali Suparman menekankan pentingnya langkah mitigasi mandiri oleh masyarakat.

Kejadian pada Kamis (8/1) lalu menjadi pengingat, di mana hujan lebat memicu pohon tumbang yang sempat melintang di Jalan Raya Semarang-Boyolali, serta kerusakan akibat angin kencang di Kecamatan Banyudono.

“Kondisi tanah yang jenuh air membuat akar pohon yang sudah lapuk menjadi tidak stabil. Kami menghimbau masyarakat segera melakukan penguatan struktur bangunan dan pemangkasan mandiri terhadap pohon yang mulai miring di sekitar tempat tinggal,” ujar Suparman, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: Banyudono Boyolali Siaga Predator Anak! Warga Kawal Orang Tua Bocah 5 Tahun Lapor Kasus Asusila ke Polisi

Sinergi Lintas Instansi Perketat Pemangkasan

Merespons potensi cuaca ekstrem tersebut, sejumlah instansi terkait di Boyolali mulai menggencarkan pembersihan jalur hijau dan area publik:

Beruntung, dalam rentetan kejadian angin kencang pekan lalu, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka.

Namun, BPBD meminta warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan melalui call center kebencanaan jika menemukan indikasi pohon rawan tumbang atau kerusakan infrastruktur akibat cuaca. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#ancaman #mitigasi #angin kencang #bencana hidrometeorilogi #BPBD Boyolali #pohon tumbang #cuaca ekstrem #hujan deras #Pangkas Dahan Pohon