RADARSOLO.COM–Kabupaten Boyolali bersiap menjadi pusat perhatian nasional pada Kamis (15/1/2026).
Puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, diperkirakan akan menyedot kehadiran sekitar 30 ribu peserta dari seluruh pelosok Indonesia.
Guna mengantisipasi kemacetan total, Satlantas Polres Boyolali bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas dan kantong parkir massal.
Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas
Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi menjelaskan, pengalihan arus akan difokuskan agar kendaraan umum tidak terjebak di akses menuju lokasi utama acara.
Berikut rekayasa lalu lintas yang disiapkan"
Arah Klaten-Boyolali: Kendaraan dari perempatan Tulung Klaten diarahkan melewati perempatan Ngangkruk (menghindari jalur langsung ke lokasi).
Arah Pengging – Sudimoro: Arus dialihkan melalui Kopen.
Jalur Khusus Tamu (Satu Arah): Jalan Nangka – Butuh – Randusari hanya diberlakukan satu arah khusus untuk rombongan tamu resmi.
Arah Solo – Semarang: Untuk mengurangi beban jalan arteri, kendaraan dari simpang Bangak akan dialihkan ke kanan melalui Gerbang Tol (GT) Banyudono.
Pertigaan Sepet: Kendaraan menuju Randusari diarahkan ke pertigaan Kopen menuju Janti, Klaten.
"Titik jalan Solo-Semarang tetap dibuka normal, namun pengalihan dilakukan di simpul-simpul tertentu untuk memecah kepadatan. Rambu tambahan sudah kami siapkan bersama Dishub," ujar AKP Tri Afandi, Selasa (13/1).
Dishub Boyolali telah memetakan 21 kantong parkir strategis yang terintegrasi dengan sistem shuttle (bus pengumpan) menuju Gerbang Indrokilo sebagai titik jemput utama.
Lokasi Parkir Bus Besar (Kapasitas 1.317 Unit)
Tersebar di jalur dua arah Jalan Soekarno, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Merdeka Barat, Eks Terminal Sunggingan, Asrama Haji Donohudan, Stadion Pandanarang, hingga area gudang Tegalwire.
Baca Juga: Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar, Mantan Kades Manggis Boyolali Melawan
Lokasi Parkir Kendaraan Roda Empat (Kapasitas 2.500 Unit):
Area Parkir Timur Sirkuit & Semar Resto.
Lapangan Sudimoro dan Lapangan Jurug.
Halaman Parkir PT Hanil, PT Adetex, dan PT Sariwarna.
"Jarak kantong parkir maksimal 18 kilometer dari titik jemput. Pengaturan ini dirancang agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi inti kegiatan," jelas Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub Boyolali Didik Riyanto. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono