Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Musim Hujan, Tiga Sarang Tawon Berbahaya Dievakuasi Damkar Boyolali di Tiga Lokasi Berbeda

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 15 Januari 2026 | 09:55 WIB
Proses evakuasi sarang tawon oleh Damkar Boyolali
Proses evakuasi sarang tawon oleh Damkar Boyolali

RADARSOLO.COM - Memasuki puncak musim hujan, Damkar mendapat banyak laporan evakuasi sarang tawon.

Bahkan, tiga sarang tawon dievakuasi sekaligus dalam satu malam oleh regu damkar Satpol PP Boyolali, Rabu (14/1) malam.

Tim evakuasi Regu 01 Damkar Satpol PP Boyolali, berhasil mengevakuasi tiga sarang tawon di tiga lokasi berbeda.

Yakni di Dukuh Madoh, Desa Ngesrep, Ngemplak, Perum Alam Sari, Desa Ngargorejo, Ngemplak. Serta Perum Griya Pacific, Desa Randusari, Teras.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono mengungkapkan, di Dukuh Madoh, Desa Ngesrep, evakuasi dilakukan di sebuah masjid.

Saat itu, warga sekitar tengah bergotong royong membersihkan masjid, sebab bakal dilakukan renovasi di bagian plavon. Setelah plavon dibongkar, diketahui sudah ada sarang tawon berukuran cukup besar bertengger dibawah kubah masjid.

“Karena takut berbahaya warga segera melapor ke Damkar. Menindak lanjuti laporan tersebut personil Damkar segera melaksanakan eksekusi sarang tawon pada malam harinya,” jelas Supriyono kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (15/1) pagi.

Setelah berhasil mengevakuasi sarang tawon di dalam masjid, tim evakuasi lalu bergeser ke lokasi lain, yakni Perum Griya Pacific, Randusari.

Saat itu, salah seorang warga berniat membersihkan talang air belakang rumahnya, Rabu (14/1) sore.

Setibanya di lokasi talang yang berada di atas rumah, dia melihat tawon sudah bersarang di atas rumah.

Merasa takut bisa membahayakan penghuni rumah serta warga sekitar, dia lalu melapor ke Damkar Boyolali untuk dilakukan evakuasi.

Di lokasi ketiga, tim lalu melakukan evakuasi disebuah rumah di Perum Alam Sari, Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak.

Supriyono menjelaskan, bahwa pemilik rumah sudah beberapa hari terganggu karena ada beberapa ekor tawon beterbangan didalam rumah.

“Stelah ditelusuri ternyata ada sarang tawon dibagian atas rumah dan segera melapor ke Damkar, dan langsung dievakuasi di malam itu juga, bersama beberapa sarang lain,” tambahnya.

Sebelum sarang diambil, petugas terlebih dahulu menutup lubang yang digunakan sebagai jalan keluar-masuk tawon.

Agar saat di evakuasi, tawon tidak keluar dan menyerang petugas.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh sarang tawon diamankan oleh petugas damkar, untuk mengantisipasi tawon kembali membuat sarang di lokasi serupa.

Supriyono mengimbau kepada masyarakat, agar selalu berhati-hati, dan waspada.

Sebab saat musim hujan, akan banyak tawon yang berpindah membuat sarang di dekat pemukiman untuk mencari tempat perlindungan.(fid)

Editor : Nur Pramudito
#Boyolali #evakuasi #sarang tawon #damkar #tawon