Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pasar Darurat Karanggede Boyolali Siap Beroperasi, Pedagang Mulai Pindah Akhir Pekan Ini

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 15 Januari 2026 | 18:41 WIB
Pasar darurat Karanggede, Boyolali segera siap ditempati para pedagang.
Pasar darurat Karanggede, Boyolali segera siap ditempati para pedagang.

RADARSOLO.COM – Pasar darurat Karanggede di Kabupaten Boyolali sudah siap digunakan sepenuhnya sebagai tempat berjualan sementara, menunggu pembangunan pasar utama yang direncanakan tahun 2026.

Pedagang dijadwalkan mulai menempati pasar darurat ini pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali Purnawan Raharjo mengatakan, proses pemindahan akan diresmikan oleh Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.

“Terkait penempatan pedagang di Pasar Karanggede, tahun ini, bulan Januari, mereka akan menempati pasar darurat,” ujar Purnawan, Kamis (15/1/2026).

Sejak awal Januari, sebagian pedagang sudah mulai memindahkan barang dagangan mereka.

Purnawan berharap proses pemindahan bisa berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Fasilitas Lengkap Pasar Darurat

Pasar darurat Karanggede dibangun dengan kapasitas 110 kios pedagang dan 640 los.

Selain itu, tersedia fasilitas pendukung seperti MCK (Mandi, Cuci, Kakus), area parkir, sarana air bersih, serta jaringan listrik untuk mendukung kelancaran aktivitas jual beli.

Meski begitu, Purnawan menyebut beberapa fasilitas masih dalam kondisi terbatas.

“Pemindahan ini dilakukan awal tahun agar pedagang lebih tertata sebelum bulan puasa. Dengan penataan yang baik, pedagang mudah mencari tempatnya dan pembeli pun nyaman,” tambahnya.

Pembagian lokasi untuk pedagang sudah dilakukan melalui sistem pengundian pada Desember 2025 lalu.

Diketahui, pembangunan pasar darurat menelan anggaran Rp 3,1 miliar dengan masa kerja 100 hari, dimulai 8 September hingga 16 Desember 2025.

Pasar ini berdiri di tanah kas desa Kebonan seluas 11.346 meter persegi, tepat di sebelah timur pasar utama yang sebelumnya sempat terbakar.

Purnawan menegaskan, pasar darurat ini hanya bersifat sementara. Sembari menunggu proses pembangunan Pasar Karanggede yang terbakar, beberapa waktu lalu.

Adapun pembangunan kembali pasar utama dijadwalkan rampung pada 2026. (fid/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pasar karanggede boyolali terbakar #karanggede #Disdagperin Boyolali #pasar karanggede #Pasar Darurat #pedagang