Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kesadaran Pemilik Kendaraan Masih Rendah, Pelayanan Uji KIR di Boyolali Turun 11 Persen Sepanjang 2025

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 20 Januari 2026 | 17:05 WIB
Petugas Dishub Boyolali melayani uji KIR kendaraan belum lama ini.
Petugas Dishub Boyolali melayani uji KIR kendaraan belum lama ini.

RADARSOLO.COM-Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali mencatatkan penurunan jumlah pelayanan Uji KIR sepanjang 2025.

Berdasarkan hasil rekapitulasi tahunan, total kendaraan yang melakukan pengujian mencapai 5.645 unit.

Menyusut dibandingkan capaian 2024 yang menembus angka 6.336 kendaraan.

Penurunan ini menjadi catatan serius bagi otoritas terkait.

Terutama mengenai tingkat kepatuhan pemilik kendaraan angkutan barang dan penumpang di wilayah Kota Susu.

Analisis Penurunan Pelayanan

Kabid Pengujian Kendaraan dan Rekayasa Kendaraan Dishub Boyolali Heri Subagyo merinci, penurunan tersebut mencapai 691 kendaraan atau sekitar 11 persen. Penurunan terjadi hampir di seluruh lini pelayanan utama.

"Faktor utamanya dipengaruhi oleh berkurangnya volume pelayanan pada kategori Uji Berkala, Mutasi Masuk, Mutasi Keluar, serta Uji Pertama. Penurunan paling signifikan terlihat pada Uji Berkala yang menjadi penyumbang angka tertinggi setiap tahunnya," ujar Heri, Selasa (20/1/2026).

Sebagai perbandingan, pelayanan Uji Berkala pada 2024 mencapai 5.009 kendaraan, namun di tahun 2025 hanya tercatat sebanyak 4.370 kendaraan.

Tren Positif "Numpang Uji": Bukti Kepercayaan Daerah Lain

Meski secara akumulatif menurun, terdapat tren menarik pada jenis pelayanan Numpang Uji Masuk dan Numpang Uji Keluar.

Kedua sektor ini justru mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Warga Boyolali Buktikan Manfaat JKN: Bantu Pengobatan Batu Empedu Mertua Dewi di Kala Usia Senja

“Peningkatan pada numpang uji ini menunjukkan adanya kepercayaan dari daerah lain terhadap kualitas dan standarisasi pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Kabupaten Boyolali,” tambah Heri.

Masalah Kesadaran Pemilik Kendaraan

Heri mengakui bahwa kendala utama dalam optimalisasi target uji KIR adalah masih minimnya kesadaran pemilik kendaraan wajib uji.

Banyak pemilik yang baru melakukan pengujian saat terkena razia atau saat akan melakukan transaksi jual beli kendaraan.

Padahal, uji KIR sangat krusial untuk menjamin keselamatan di jalan raya, memastikan kelaikan teknis kendaraan, serta menekan angka kecelakaan akibat kegagalan fungsi komponen kendaraan seperti rem dan lampu. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #rendah #kesadaran #pemilik kendaraan #uji kir