RADARSOLO.COM – Sebuah truk bermuatan penuh lembaran tripleks mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Boyolali, tepatnya di sisi timur jalan, Rabu (21/1/2026).
Insiden ini diduga dipicu oleh pengemudi yang kurang menguasai medan saat melintasi tikungan tajam dengan kondisi jalan yang miring.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.30 tersebut menyebabkan muatan truk bernopol AD 0311 OA tumpah ke badan jalan hingga ke area bahu jalan.
Perjalanan Jauh dari Serang
Sopir truk, Marno, menjelaskan bahwa dirinya tengah dalam perjalanan mengirim pesanan tripleks dari Serang, Banten, menuju Kecamatan Cepogo, Boyolali.
Sebelum melanjutkan perjalanan ke area pegunungan, ia mengaku sempat beristirahat di terminal lama untuk menjaga kondisi tubuh.
“Saya tidak mengantuk karena tadi sudah tidur dulu di terminal lama. Kondisi jalannya memang miring sekali di tikungan ini. Saya sudah beberapa kali lewat JLS, tapi ini baru pertama kali dapat rute kirim barang ke Cepogo,” ujar Marno saat ditemui di lokasi kejadian.
Rekayasa Arus Lalu Lintas
Akibat badan truk yang menutup sebagian lajur, arus lalu lintas dari arah Solo menuju Semarang sempat mengalami penumpukan kendaraan.
Guna menghindari kemacetan panjang, petugas kepolisian segera melakukan rekayasa arus lalu lintas.
Kendaraan dari arah timur dialihkan sementara melewati jalur lama tikungan JLS.
Langkah ini efektif mengurai kepadatan sembari menunggu proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan.
Proses Evakuasi Material
Hingga Rabu siang, proses evakuasi masih terus berlangsung.
Satu unit kendaraan derek telah dikerahkan ke lokasi untuk mengangkat badan truk.
Sementara itu, untuk memindahkan tumpukan material triplek yang berat, pihak pengelola armada masih menunggu kedatangan unit forklift.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan badan truk dan sejumlah lembaran tripleks yang patah. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono