Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

11 Ruas Jalan di Boyolali Masuk Kategori Blacksite, Ini Bedanya dengan Blackspot

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 23 Januari 2026 | 17:06 WIB
Ilustrasi ruas jalan Boyolali-Kartasura.
Ilustrasi ruas jalan Boyolali-Kartasura.

RADARSOLO,COM-Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali mencatat terdapat 11 ruas jalan yang masuk kategori blacksite .

Dari jumlah tersebut, empat ruas jalan dinyatakan memiliki potensi kecelakaan paling tinggi berdasarkan analisis data.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Boyolali Ragil Pambudi merinci keempat jalur dengan kerawanan tertinggi tersebut adalah:

“Penetapan jalur blacksite ini didasarkan pada metode analisis Equivalent Accident Number (EAN) yang menghitung bobot angka kecelakaan di setiap titik,” jelas Ragil, Jumat (23/1/2026).

Selain empat jalur utama tersebut, tujuh ruas jalan lain yang masuk kategori blacksite yakni:

Perbedaan Blackspot dan Blacksite

Ragil menjelaskan, sebuah ruas jalan dikategorikan sebagai blacksite setelah dihitung menggunakan rumus pembobotan insiden: 12 poin untuk korban Meninggal Dunia (MD) + 3 poin Luka Berat (LB) + 3 poin Luka Ringan (LR).

Ia juga meluruskan perbedaan istilah antara blacksite dan blackspot.

Blacksite berbeda dengan blackspot. Titik blackspot lingkupnya hanya dalam rentang 500 meter, sedangkan blacksite ditetapkan sepanjang segmen ruas jalan yang berpotensi tinggi terjadi kecelakaan,” terangnya.

Pasang PJU dan Rambu di Ampel

Sebagai langkah mitigasi cepat, Dishub Boyolali akan segera memasang kelengkapan jalan di salah satu jalur blacksite utama, yakni Jalan Boyolali-Semarang, tepatnya di kawasan Dukuh Prigi, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel.

Baca Juga: Kapolres Wonogiri Cek Jalur KA Batara Kresna, Usulkan Penambahan Prasarana demi Keamanan, Ini Rinciannya

“Di jalur tersebut akan dipasang beberapa Penerangan Jalan Umum (PJU) baru, penggantian lampu PJU yang rusak, serta penambahan rambu peringatan tanjakan, turunan, dan larangan mendahului,” tambah Ragil.

Sementara itu, Satlantas Polres Boyolali melalui KBO Satlantas Iptu Budi Purnomo menambahkan data spesifik terkait titik blackspot.

Pihaknya mencatat titik paling rawan saat ini berada di Dukuh Nyamplung Kidul, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#blackspot #rawan kecelakaan #ruas jalan #dishub boyolali #blacksite