RADARSOLO,COM-Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali mencatat terdapat 11 ruas jalan yang masuk kategori blacksite .
Dari jumlah tersebut, empat ruas jalan dinyatakan memiliki potensi kecelakaan paling tinggi berdasarkan analisis data.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Boyolali Ragil Pambudi merinci keempat jalur dengan kerawanan tertinggi tersebut adalah:
- Jalan Bangak-Simo
- Jalan Boyolali-Semarang (Jalan Nasional),
- Jalan Boyolali-Kartasura
- Jalan Pandanaran.
“Penetapan jalur blacksite ini didasarkan pada metode analisis Equivalent Accident Number (EAN) yang menghitung bobot angka kecelakaan di setiap titik,” jelas Ragil, Jumat (23/1/2026).
Selain empat jalur utama tersebut, tujuh ruas jalan lain yang masuk kategori blacksite yakni:
- Jalan Klego-Karanggede
- Boyolali-Klaten
- Boyolali-Jatinom
- Cepogo-Boyolali
- Karanggede-Sruwen,
- Jalan poros Kuwiran
- Jalan Butuh-Logerit.
Perbedaan Blackspot dan Blacksite
Ragil menjelaskan, sebuah ruas jalan dikategorikan sebagai blacksite setelah dihitung menggunakan rumus pembobotan insiden: 12 poin untuk korban Meninggal Dunia (MD) + 3 poin Luka Berat (LB) + 3 poin Luka Ringan (LR).
Ia juga meluruskan perbedaan istilah antara blacksite dan blackspot.
“Blacksite berbeda dengan blackspot. Titik blackspot lingkupnya hanya dalam rentang 500 meter, sedangkan blacksite ditetapkan sepanjang segmen ruas jalan yang berpotensi tinggi terjadi kecelakaan,” terangnya.
Pasang PJU dan Rambu di Ampel
Sebagai langkah mitigasi cepat, Dishub Boyolali akan segera memasang kelengkapan jalan di salah satu jalur blacksite utama, yakni Jalan Boyolali-Semarang, tepatnya di kawasan Dukuh Prigi, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel.
“Di jalur tersebut akan dipasang beberapa Penerangan Jalan Umum (PJU) baru, penggantian lampu PJU yang rusak, serta penambahan rambu peringatan tanjakan, turunan, dan larangan mendahului,” tambah Ragil.
Sementara itu, Satlantas Polres Boyolali melalui KBO Satlantas Iptu Budi Purnomo menambahkan data spesifik terkait titik blackspot.
Pihaknya mencatat titik paling rawan saat ini berada di Dukuh Nyamplung Kidul, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono