RADARSOLO.COM - Angin Kencang kembali melanda sebagian wilayah di Kabupaten Boyolali, Sabtu (24/1) mulai pagi hinggia sore hari.
Akibatnya, banyak laporan pohon tumbang di beberapa lokasi, diantaranya di Kecamatan Boyolali, Kecamatan Musuk, Kecamatan Ampel, serta Kecamatan Gladagsari, Banyudono, Teras, serta Cepogo.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Suratno mengungkapkan, dampak dari bencana angin kencang, membuat banyak pohon tumbang melintang di Jalan utama dan jalan desa, pohon tumbang menimpa bangunan rumah, serta pohon tumbang menimpa jaringan listrik.
“Ada 8 pohon tumbang menutup akses jalan, 13 pohon tumbang menimpa bangunan, dan dua pohon menimpa jaringan listrik,” jelas Suratno Kepada Jawa Pos, Minggu (25/1).
Pohon tumbang yang mentupi akses jalan di beberapa titik antara lain di Jalan Solo - Semarang, Kali Gentong depan SPBU Ampel.
Jalan Tentara Pelajar, utara Taman Tiga Menara, Kiringan, Boyolali. Jalan Solo - Semarang, depan SPPBE Teras. Jalan Waringin Rt.03/01 Karang Duwet, Banaran, Boyolali.
Jalan Profesor Soeharso, Karanggeneng, Boyolali. Jalan Ngemplak, Desa Pusporenggo, Musuk. Barat MI Islamiyah, Desa Banyuanyar, Ampel. Jalan Pengging - Salakan, Desa Salakan, Teras.
Sementara Pohon tumbang menimpa bangunan, diantaranya terjadi di Pagar rumah dinas Bupati Boyolali.
Atap rumah warga di Karang Duwet, RT 03/03 kelurahan Banaran, Boyolali.
Utara Pasar Sunggingan pohon tumbang menimpa kios. Belakang eks DPU Penggung, Boyolali.
Rumah di Dukuh Sidomulyo, RT 04/02, Desa Mudal, Boyolali. Rumah di Dukuh Rejosari RT 22/03, Desa Cabean kunti, Cepogo. Rumah di Dukuh Kropak Kulon, Rt.02/02, Desa Sampetan, Gladagsari.
Rumah di Dukuh Tarumulyo kulon, RT 04/02, Desa Sampetan, Gladagsari. Rumah di Dukuh Cuken, Rt.01/04, Desa Candisari, Gladagsari.
Kandang ternak di Dukuh Tlogosari, Rt.02/03, Desa Selodoko, Ampel. Rumah di Dukuh Tlogosari, Rt.01/03, Desa Selodoko, Ampel.
Rumah di Dukuh Plambang, Rt.02/01, Desa Candi, Ampel. serta Obyek wisata air Tlatar Boyolali.
“Rumah di Rumah di Dukuh Rejosari RT 22/03, Desa Cabean kunti, Cepogo, Rumah di Dukuh Cuken, Rt.01/04, Desa Candisari, Gladagsari, Rumah di Dukuh Sidomulyo, RT 04/02, Desa Mudal, dan objek wisata tlatar belum selesai dikondisikan,” tambahnya.
Selain itu, Pohon tumbang menimpa jaringan listrik terjadi di Dukuh Pacalan, RT11/03, Desa Bendan, Kec. Banyudono, serta Dukuh Karangkepoh RT05/03, Kelurahan Banaran.
Tidak hanya pohon tumbang, bencana longsor juga terjadi di Dukuh Kintel, RT 02/06, Desa Musuk, Musuk.
“Pohon tumbang karena dampak Angin Kencang di Kecamatan Boyolali, Ampel, Musuk, Teras, Banyudono, Gladagsari, dan Cepogo. Juga dari beberapa faktor antara lain, seperti kondisi dahan rimbun, batang miring, akar lapuk dan angin kencang,” lanjutnya.
Suratno melanjutkan, berdasarkan laporan sementara dari tim lapangan kejadian pohon tumbang, mengakibatkan kerusakan 1 unit pagar Rumah Dinas Boyolali dan 9 unit atap rumah warga.
Sementara penganangan longsor yang terjadi di Dukuh Kintel, Desa Musuk, Kecamatan Musuk, sudah dilakukan gotong royong oleh warga, dengan memecah batu material longsor. dan Minggu (25/1) masih dilakukan pembersihan sisa material longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seorang penghuni rumah bernama Rusman, warga Dukuh Kropak Kulon, RT02/02, Desa Sampetan, Gladagsari harus mengungsi ke rumah kerabat. Akibat rumahnya rusak tertimpa pohon.(fid)
Editor : Nur Pramudito