RADARSOLO.COM-Insiden ledakan akibat meracik bahan petasan di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Boyolali, Senin (26/1/2026) sore berbuntut panjang.
IDS, 18, yang meracik bahan petasan mengalami luka bakar serius.
Awalnya IDS mendapatkan penanganan awal di RSUD Simo. Tapi kemudian dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Solo guna mendapatkan perawatan intensif.
Selain luka bakar fisik, IDS diduga kuat mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap kimia pekat dari ledakan tersebut.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan, hasil pemeriksaan medis, IDS mengalami luka bakar 20 persen.
“Korban mengalami luka di area sekitar muka, kedua tangan, dan kedua kaki. Saat ini dilakukan perawatan intensif di rumah sakit rujukan,” jelas kapolres, Selasa (27/1/2026).
Indra menambahkan, meski tidak ditemukan luka pada organ dalam, tim medis mengkhawatirkan dampak inhalasi asap.
“Dikhawatirkan korban menghirup asap dari ledakan petasan tersebut yang bisa mengganggu saluran pernapasan,” tambahnya.
Detik-Detik Ledakan
Saksi mata di lokasi kejadian, AM, 30, menceritakan detik-detik mencekam tersebut.
Saat kejadian, ia sedang duduk di teras rumah, sementara IDS berada di bagian belakang rumah ayahnya yang dijadikan lokasi peracikan.
Tiba-tiba, suara dentuman keras terdengar memekakkan telinga.
Baca Juga: Berniat Bikin Usaha Sampingan dengan Racik Petasan, Remaja di Simo Boyolali Nyaris Kehilangan Nyawa
“Setelah meledak, saya langsung lari ke belakang mencari korban. Posisi dia memang di belakang rumah,” ujar AM.
Sesampainya di sumber suara, AM menemukan IDS dalam kondisi terluka.
Bersama warga sekitar, saksi segera mencari kendaraan untuk mengevakuasi IDS ke RSUD Simo.
“Luka bakarnya terlihat, tapi yang membuat khawatir korban sempat mengalami kesulitan bernapas, kemungkinan karena menghirup asap ledakan,” tutur AM.
Racik Petasan untuk Dijual Online
Dari hasil penyelidikan sementara, terungkap motif korban melakukan aktivitas berbahaya tersebut.
IDS diketahui tengah meracik bahan petasan yang rencananya dijual kembali melalui lapak jual beli online.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti sisa bahan peledak.
“Barang bukti yang diamankan akan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) untuk diteliti kandungan kimianya,” pungkas Kapolres. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono