RADARSOLO.COM– Penyelamatan hewan ternak yang dilakukan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali di Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, cukup dramatis.
Seekor kambing milik Tulus, 54, warga setempat tercebur ke dalam sumur sedalam 28 meter, Kamis (29/1/2026) pagi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.30, saat Tulus hendak memberi pakan kambingnya.
Saat menghitung jumlah ternak di kandang, Tulus terkejut karena satu ekor dari tiga ekor kambing miliknya hilang.
Setelah melakukan pencarian di sekitar rumahnya, Tulus dikagetkan dengan penampakan kepala kambing di dalam sumur belakang rumahnya.
Saat itu, kambing jenis persilangan Etawa tersebut dilaporkan masih dalam kondisi hidup dan berusaha mengapung.
Petugas Damkar Turun ke Sumur Sempit
Mengingat kedalaman sumur yang mencapai 28 meter dengan diameter hanya 1,5 meter, Tulus kesulitan melakukan evakuasi secara mandiri.
Dia lalu meminta bantuan petugas Damkar Boyolali.
Lima personel Damkar Boyolali tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 dan langsung menyiapkan peralatan rescue.
Sartono, anggota Damkar yang turun langsung ke dalam sumur, menceritakan sulitnya proses evakuasi.
Baca Juga: SD di Solo Kekurangan 88 Guru, Kepala Sekolah Kewalahan Atasi Kelas Kosong
"Sumurnya sangat dalam dan diameternya sempit. Saya masuk ke sumur untuk memasang tali ke tubuh kambing," jelas Sartono.
Kambing Mati Akibat Terlalu Banyak Minum Air
Setelah tali terpasang, petugas menarik kambing tersebut ke permukaan.
Namun sayang, saat sampai di atas, kambing sudah dalam keadaan mati dengan kondisi perut yang mengembang.
"Diduga kambing terlalu banyak meminum air selama terjebak di bawah. Saat pertama ditemukan memang masih hidup, namun saat proses angkat nyawanya sudah tidak ada," tambahnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, sumur tua tersebut memang sudah tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sayangnya, kondisi sumur yang tidak tertutup membuat area tersebut rawan bagi hewan ternak maupun warga sekitar. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono