Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Begini Kondisi Penampakan Rumah Korban Perampokan Sadis di Karanggede Boyolali Tewaskan Bocah 6 Tahun, Dikeliling Pohon Jati

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 29 Januari 2026 | 21:57 WIB
Penampakan rumah korban perampokan sadis di Karanggede, Boyolali.
Penampakan rumah korban perampokan sadis di Karanggede, Boyolali.

RADARSOLO.COM - Suasana mencekam menyelimuti Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, usai peristiwa perampokan sadis yang menewaskan seorang bocah perempuan berusia 6 tahun, Kamis (29/1/2026) sore.

Pantauan Radarsolo.com di lokasi kejadian, bangunan rumah satu lantai milik korban cukup megah dan mencolok.

Rumah itu berada di lingkungan yang relatif sepi dan jauh dari permukiman padat warga.

Hunian berdiri terpisah dengan jarak sekitar 20 meter dari rumah tetangga terdekat, dikelilingi pepohonan jati yang cukup rimbun.

Kondisi inilah yang diduga membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya tanpa mudah terpantau warga sekitar.

Dalam peristiwa itu, bocah berinisial AO meninggal dunia di dalam rumah.

Sementara sang ibu, D, 33, mengalami luka bacok serius di bagian kiri tubuhnya dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Desa Pengkol, Suripno mengungkapkan, kejadian tragis tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.30 WIB.

“Korban anak kedua meninggal dunia di rumah. Ibunya mengalami luka parah akibat bacokan dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Suripno saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Kapolsek Karanggede AKP S Widodo membenarkan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan satu korban jiwa.

“Berdasarkan olah TKP sementara, terdapat dua korban. Satu anak meninggal dunia di TKP, sementara ibu kandung korban saat ini dirawat di rumah sakit,” jelas Widodo.

Sejak kejadian itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar rumah korban untuk mengamankan lokasi.

Garis polisi dipasang, sementara warga berdatangan untuk melihat kondisi rumah yang menjadi lokasi peristiwa berdarah tersebut.

Widodo menambahkan, pihak kepolisian telah mensterilkan tempat kejadian perkara dan akan melanjutkan olah TKP secara mendalam pada Jumat (30/1/2026) pagi.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini. Olah TKP lanjutan akan dilakukan besok,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan warga setempat, korban D diketahui tinggal bertiga bersama dua anak perempuannya.

Sementara sang suami sedang merantau dan bekerja di Singkawang, Kalimantan Barat.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik perampokan sadis yang merenggut nyawa bocah tersebut. (fid/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#karanggede #Boyolali #pencurian dengan kekerasan #perampokan #rumah #korban perampokan #pencurian #korban tewas