RADARSOLO.COM- Tangis histeris pecah di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Jumat (30/1/2026).
Purwanto, ayah dari AO, 6, bocah yang menjadi korban pembunuhan dalam aksi perampokan sadis, langsung lemas saat tiba di kediamannya.
Begitu turun dari mobil, tubuhnya lemas hingga harus dibopong oleh kerabat.
Ia tak menyangka, kepulangannya ke kampung halaman justru untuk memakamkan buah hatinya.
Selama ini, Purwanto merantau sebagai pengusaha sate kambing di Singkawang, Kalimantan Barat.
Jenazah AO diberangkatkan dari rumah duka menuju tempat pemakaman umum (TPU) khusus anak di desa setempat sekitar pukul 12.50.
Sepanjang prosesi pemakaman, Purwanto terus didampingi dan dipeluk erat oleh kakek korban.
Ia tak henti-hentinya menangis menyaksikan jenazah putrinya dimasukkan ke liang lahat.
Kapolres Turut Antarkan Jenazah
Prosesi pemakaman juga dihadiri Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra didampingi Kasat Reskrim AKP Indrawan Maulana Saputra.
Kapolres menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan mengusut tuntas kasus ini.
Olah TKP Lanjutan
Sementara itu, Kapolsek Karanggede AKP S. Widodo menjelaskan, pihaknya melakukan sterilisasi lokasi guna kepentingan penyelidikan.
“Hari ini (Jumat) dilakukan olah TKP lanjutan untuk melengkapi bukti-bukti. Kami mohon rekan-rekan media dan warga bersabar,” ujar Widodo.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perampokan disertai kekerasan terjadi pada Kamis (29/1/2026) sore.
Rumah yang terletak agak terpencil dan berjarak sekitar 20 meter dari tetangga terdekat itu disatroni pelaku saat hanya dihuni oleh ibu dan dua anaknya.
Akibat kejadian ini, AO meninggal dunia karena dibenamkan ke bak air oleh pelaku.
Sedangkan D,33, ibu AO dalam kondisi kritis di rumah sakit akibat luka bacok parah. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono