Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Waspada Penyebaran Virus Nipah! Warga Boyolali Diminta Masak Daging hingga Matang

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 2 Februari 2026 | 16:36 WIB
Ilustrasi virus Nipah mulai menyebar di India.
Ilustrasi virus Nipah mulai menyebar di India.

RADARSOLO.COM-Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali bergerak cepat merespons surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kewaspadaan terhadap ancaman Virus Nipah.

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus di wilayah Kabupaten Boyolali, langkah antisipasi mulai diperketat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Virus Nipah menjadi perhatian serius karena sifatnya zoonosis (menular dari hewan ke manusia) dan memiliki risiko fatalitas yang tinggi.

Gejala Mirip Flu, Berisiko Kematian

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Boyolali Teguh Tri Kuncoro mengungkapkan bahwa virus ini sangat berbahaya karena dapat memicu komplikasi berat pada manusia.

“Virus Nipah dapat menyebabkan penyakit berat, salah satunya adalah peradangan otak (ensefalitis) yang fatal dan berujung kematian," ujar Teguh, kepada radarsolo.jawapos.com, Senin (2/2/2026).

"Ciri-ciri awalnya menyerupai flu. Seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, muntah, hingga nyeri tenggorokan,” imbuhnya.

Waspadai Penularan dari Hewan dan Daging

Teguh menjelaskan, penularan Virus Nipah umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah dan babi.

Selain itu, konsumsi daging dari hewan yang terinfeksi—terutama jika proses memasaknya tidak matang sempurna—menjadi jalur penularan yang sangat berisiko.

“Sejauh ini tren penyakit demam di Boyolali sepanjang Januari kemarin masih terpantau stabil dan belum ada temuan kasus yang mengarah ke Nipah. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan,” tambahnya.

Baca Juga: Operasi Pencarian Pendaki Dihentikan, Pendakian ke Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Dibatasi

Langkah Antisipasi Dinkes Boyolali

Sebagai bentuk respons dini, Dinkes Boyolali menempuh beberapa langkah strategis:

Imbauan bagi Masyarakat

Dinkes mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap selektif dalam mengonsumsi daging.

Pastikan daging dimasak dengan tingkat kematangan yang baik. Hindari kontak langsung dengan hewan liar, terutama kelelawar.

“Jika mengalami gejala demam tinggi yang disertai nyeri kepala hebat, segera hubungi fasyankes terdekat agar mendapatkan penanganan medis yang tepat secara dini,” pungkas Teguh. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#antipasi banjir #menular dari hewan ke manusia #virus nipah #imbauan #nyeri tenggorokan #dinkes boyolali #peradangan otak #nyeri otot #zoonosis #demam tinggi #sakit kepala #ciri ciri virus nipah #penularan virus