Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Siapkan Rp5,6 Miliar, Simpang Lima Boyolali Bakal Punya Plaza Seni dan Terowongan Relief Tembaga

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 2 Februari 2026 | 18:02 WIB
Terowongan bawah tanah di kawasan Simpang Lima Boyolali akan dihiasi diorama relief berbahan tembaga dari Tumang.
Terowongan bawah tanah di kawasan Simpang Lima Boyolali akan dihiasi diorama relief berbahan tembaga dari Tumang.

RADARSOLO.COM-Wajah ikonik Kabupaten Boyolali, kawasan Simpang Lima (Simpang Siaga), bakal semakin cantik dan artistik.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali memastikan proyek penataan lanjutan kawasan ini akan dimulai pada Maret 2026 dengan kucuran anggaran senilai Rp5,6 miliar.

Kepala DLH Boyolali Suraji mengungkapkan, fokus pembangunan tahun ini adalah menyulap kawasan tersebut menjadi ruang publik yang lebih fungsional dan estetis.

Dua menu utama pembangunan adalah Plaza Kridanggo dan pemasangan relief di terowongan (tunnel).

“Kegiatan DLH nanti fokus di lingkungan Simpang Siaga dan sekitarnya. Ini meliputi penataan lahan, taman, penyempurnaan tunnel, hingga pembuatan plaza,” jelas Suraji, Senin (2/2/2026).

Rincian Anggaran Rp 5,6 Miliar

Suraji merinci, total anggaran tersebut dibagi ke dalam dua pos kegiatan besar:

Plaza Seni dan Terowongan Tembaga

Salah satu daya tarik baru nantinya adalah Plaza Kridanggo.

Plaza ini akan dibangun di area Taman Kota Sonokridanggo (sisi barat SPBU), bukan di hutan kota.

Konsepnya berupa pelataran terbuka yang sedikit lebih tinggi dari jalan, namun tetap mempertahankan area hijau di sekitarnya.

“Plaza ini didesain sebagai ruang publik yang bisa digunakan untuk pentas seni, baik musik maupun pertunjukan lainnya,” tuturnya.

Baca Juga: Siap Sambut Pemudik, Railbus Batara Kresna Rite Solo-Wonogiri dan 33 KA Lainnya Jalani Ramp Check Ketat

Asisten 2 Sekda Boyolali Ahmad Gojali menambahkan detail menarik terkait terowongan bawah tanah.

Dinding tunnel penyeberangan tidak akan dibiarkan polos, melainkan akan dihiasi diorama relief.

“Reliefnya akan kita ambil langsung dari pengrajin tembaga Tumang, Kecamatan Cepogo. Jadi ciri khas Boyolali-nya kental. Selain itu, jalur tunnel juga akan disempurnakan agar lebih ramah difabel,” jelas Gojali.

Taman Tengah Dipangkas

Perubahan fisik juga akan menyasar taman di tengah Simpang Siaga (area Patung Kuda).

Ketinggian tanah taman tersebut akan dipangkas dan disesuaikan agar sejajar dengan jalur pedestrian yang baru direvitalisasi.

“Akan ada pemindahan tanah dan penataan ulang. Sebagian besar akan berupa area terbuka dengan rumput hijau, namun tanaman peneduh yang sudah ada tetap kita pertahankan,” pungkas Suraji. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#plaza seni #diorama #plaza kridanggo #penataan simpang lima boyolali #Tunnel #tumang #relief tembaga #Pembangunan #terowongan #simpang lima boyolali #revitalisasi #Taman Kota Sonokridanggo