Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Damkar Boyolali Kebanjiran 634 Laporan Evakuasi Hewan Sepanjang 2025, Ular dan Tawon Mendominasi

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 4 Februari 2026 | 16:50 WIB
Evakuasi ular python dari saluran pembuangan air milik warga di Dukuh Kebon Moyo, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.
Evakuasi ular python dari saluran pembuangan air milik warga di Dukuh Kebon Moyo, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

RADARSOLO.COM - Upaya masif Damkar Satpol PP Boyolali dalam melakukan sosialisasi pencegahan dini mulai membuahkan hasil.

Sepanjang tahun 2025, kasus kebakaran di wilayah Boyolali tercatat menurun signifikan.

Namun, di sisi lain, petugas justru kian sibuk melayani ratusan laporan evakuasi hewan berbahaya.

Langkah edukasi yang menyasar skala rumah tangga dinilai menjadi kunci utama meningkatnya kewaspadaan masyarakat.

Penurunan Kasus Kebakaran dan Faktor Penyebab

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengungkapkan, pada 2025 tercatat ada 96 laporan kebakaran.

Jumlah ini merosot tajam dibandingkan 2024 yang mencapai 147 kasus.

"Mayoritas insiden yang terjadi adalah kebakaran dapur rumah tangga. Penyebab utamanya masih didominasi oleh korsleting listrik dan kelalaian saat memasak. Penurunan ini kemungkinan dipengaruhi faktor alam seperti kemarau basah, serta mulai diterapkannya hasil sosialisasi oleh masyarakat," ujar Supriyono kepada jawapos.radarsolo.com, Rabu (4/2/2026).

Lonjakan Drastis Aksi Penyelamatan (Rescue)

Berbeda dengan kasus kebakaran yang melandai, laporan permintaan evakuasi darurat non-kebakaran justru melonjak lebih dari dua kali lipat.

Tingginya permintaan evakuasi hewan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap Damkar untuk menangani gangguan hewan berbahaya.

Seperti ular, monyet, hingga sarang tawon yang mengancam pemukiman.

Baca Juga: Lebih Ramai dari Lebaran, Begini Suasana Tradisi Sadranan di Cepogo Boyolali

Edukasi Penanganan Mandiri

Damkar Boyolali terus berkomitmen memberikan pelatihan penanganan darurat kepada warga.

Harapannya, masyarakat memiliki kemampuan dasar untuk memadamkan api kecil sebelum membesar atau mengamankan lingkungan dari ancaman hewan liar.

Supriyono juga memberikan imbauan tegas terkait instalasi kelistrikan di rumah untuk mencegah risiko kebakaran:

"Kami ingin masyarakat tidak hanya waspada, tapi juga siap menghadapi situasi darurat dengan tenang sebelum bantuan profesional tiba di lokasi," pungkasnya. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Evakuasi Hewan #kebakaran #Damkar Boyolali #tawon #ular