Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gali Kolam Renang, Warga Banyudono Temukan Tiga Arca di Kedalaman 2,5 Meter

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 12 Februari 2026 | 17:39 WIB
Arca yang diduga berasal dari abad ke-8 hingga ke-10 Masehi ditemukan saat pekerja gali tanah di Banyudono, Boyolali.
Arca yang diduga berasal dari abad ke-8 hingga ke-10 Masehi ditemukan saat pekerja gali tanah di Banyudono, Boyolali.

RADARSOLO.COM– Temuan bersejarah mengejutkan warga Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Boyolali.

Tiga buah arca yang diduga berasal dari abad ke-8 hingga ke-10 Masehi ditemukan tertimbun di kedalaman 2,5 meter saat pekerja sedang melakukan penggalian untuk pembangunan kolam renang.

Kini, benda cagar budaya tersebut telah dipindahkan ke area Makam Dyah Ayu Kedaton di kawasan Umbul Kendat untuk pengamanan sementara.

Ciri Khas Arca Siwa

Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali Farid Burhanuddin menjelaskan bahwa berdasarkan identifikasi awal, arca tersebut merupakan arca duduk dengan atribut yang mengarah pada peninggalan era Mataram Hindu.

"Dilihat dari pelat-pelat badong dan perhiasan bahu yang ada pada arca, identitasnya memiliki ciri-ciri kuat sebagai Arca Siwa. Perkiraan sementara berasal dari abad ke-8 sampai ke-10 Masehi," ujar Farid kepada radarsolo.jawapos.com, Kamis (12/2/2026).

Kondisi Temuan dan Detail Arkeologis

Arca-arca tersebut memiliki dimensi tinggi sekitar 40 cm dan lebar 20 cm.

Namun, faktor usia dan tekanan tanah membuat kondisi fisik ketiga arca tersebut mengalami kerusakan cukup signifikan:

"Meskipun rusak, bentuk kaki dan bagian bawah arca masih memiliki kemiripan pola. Temuan ini sangat penting karena mempertegas adanya titik peradaban masa lalu di wilayah ini, mengingat ketiganya ditemukan terkumpul di satu titik," tambah Farid.

Langkah Pelestarian dan Koordinasi BPK

Baca Juga: Tabrak Tembok di Kepatihan, Dua Pemuda Asal Aceh Diamankan Tim Sparta Bersama 90 Butir Obat Keras

Pihak Disdikbud Boyolali telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan juru kunci makam untuk memastikan keselamatan objek tersebut. Langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi dan mapping untuk dilaporkan ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X.

"Kami akan melakukan identifikasi lebih mendalam untuk memastikan era asalnya. Penemuan Arca Siwa di Umbul Kendat ini merupakan yang pertama, meskipun di wilayah Pengging secara umum memang sudah banyak ditemukan objek lain seperti Lingga dan Yoni," jelasnya.

Temuan ini diharapkan dapat menambah kepingan informasi mengenai persebaran pemukiman atau tempat peribadatan kuno di wilayah Boyolali, khususnya di kawasan Banyudono yang kaya akan sumber mata air. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Arca Siwa #Boyolali #banyudono #disdikbud boyolali #kolam renang #penggalian #identifikasi awal #arca