RADARSOLO.COM — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama akses layanan kesehatan masyarakat.
Tidak hanya memberikan jaminan pembiayaan medis, program ini juga menghadirkan kemudahan layanan yang cepat dan praktis bagi para peserta.
Salah satu pengalaman positif datang dari Nafisah Rahma Aulya, 20, mahasiswi asal Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.
Nafisah sempat mengalami kecelakaan sepeda motor saat perjalanan pulang kuliah di tengah hujan.
Meski luka yang dialami tergolong ringan berupa memar, kejadian tersebut sempat membuat dirinya dan keluarga merasa cemas.
Khawatir dengan kondisi putrinya, orang tua Nafisah segera membawanya ke Klinik Milla Husada untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam situasi darurat itu, Nafisah mengaku sangat terbantu dengan kemudahan prosedur layanan melalui ekosistem JKN.
“Waktu periksa, saya menggunakan antrean online di aplikasi Mobile JKN untuk mendaftar. Sesampainya di klinik, saya hanya perlu menunjukkan kartu JKN digital atau KTP. Tidak diminta fotokopi atau berkas tambahan lainnya,” ungkap Nafisah, Kamis (19/2/2026).
Ia menuturkan, pelayanan yang ramah dari petugas serta penanganan medis yang cepat membuatnya merasa lebih tenang.
Setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh, dokter menyatakan kondisinya stabil dan hanya memerlukan perawatan rutin serta obat-obatan.
Menurut Nafisah, manfaat paling terasa dari kepesertaan JKN adalah hilangnya beban biaya pengobatan.
Seluruh rangkaian layanan, mulai dari pemeriksaan awal, kontrol lanjutan, hingga penebusan obat, ditanggung penuh oleh program tersebut.
“Dengan terdaftar sebagai peserta JKN, saya tidak perlu lagi memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Semuanya berjalan cepat dan transparan,” ujarnya.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bagi Nafisah tentang pentingnya memiliki jaminan kesehatan aktif.
Ia menilai, risiko kesehatan dapat datang kapan saja sehingga perlindungan sejak dini sangat diperlukan.
Nafisah pun mengajak masyarakat, khususnya warga Kabupaten Boyolali, untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif.
“Daftar segera, jangan menunggu sakit untuk mendaftar. Cek kepesertaan secara berkala melalui Mobile JKN, dan manfaatkan fitur antrean online supaya lebih hemat waktu,” pesannya.
Berkaca dari pengalaman pribadinya, Nafisah meyakini program JKN menjadi bentuk perlindungan kesehatan yang penting bagi dirinya dan keluarga,.
Tidak perlu khawatir lagi soal biaya, karena ditanggung sepenuhnya oleh program JKN dari BPJS Kesehatan sebagai pengelola program jaminan kesehatan tersebut. (ren/ria)
Editor : Syahaamah Fikria