RADARSOLO. COM– Musibah menimpa truk tangki bermuatan belasan ribu liter susu sapi segar.
Kendaraan berat bernomor polisi H 9739 GK tersebut terguling dan terjun bebas ke dalam jurang sedalam 15 meter di kawasan Jurang Siropoh, Dukuh Gatak Rejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk, Boyolali, Rabu (25/2/2026) sekira pukul 19.30.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini.
Sumardi, sopir truk berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar.
Pria 52 tahun itu mengalami patah tulang tangan kiri, serta luka robek di bagian kepala dan dagu.
Gagal Menyalip, Berujung Terperosok
Berdasarkan keterangan warga setempat, kecelakaan ini bermula saat truk tangki warna oranye tersebut melaju dari arah Tamansari menuju Musuk.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi berusaha mendahului sebuah truk bermuatan pasir.
Nahas, truk tangki tersebut mengambil haluan terlalu ke kanan hingga keluar dari bibir aspal.
Hilang keseimbangan, kendaraan bongsor itu pun langsung terguling masuk ke dasar jurang.
"Sopirnya sendirian. Sepertinya karena kurang menguasai medan, jadi waktu nyalip itu posisinya tidak pas, lalu bablas masuk ke jurang. Kami dengar suara dentuman keras dari jalan raya, waktu dicek ternyata truk sudah di bawah," ungkap salah seorang warga yang ikut membantu evakuasi.
Ribuan Liter Susu Tumpah
Baca Juga: Jadi Buruan Selama Ramadhan, Harga Emping dan Mete di Pasar Gedhe Klaten Mulai Melejit
Pemilik muatan susu, Sidik Darmoko, menjelaskan bahwa truk tersebut sedianya hendak mengirim 11.000 liter susu sapi menuju Sumedang, Jawa Barat.
Akibat benturan keras, tangki mengalami kerusakan parah yang menyebabkan sebagian susu tumpah menggenangi dasar jurang.
Meski demikian, Darmoko bersyukur karena sebagian besar muatan masih bisa diselamatkan.
"Saya dikabari warga kalau kendaraan kita nyemplung jurang. Kerugian materiil ditaksir kurang lebih Rp 20 juta. Yang terpenting sopirnya selamat," tutur Darmoko saat ditemui di lokasi, Kamis (26/2/2026).
Evakuasi Menunggu Alat Berat
Kapolsek Musuk AKP Danang Wibakso langsung menerjunkan anggota ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memasang garis polisi dan memeriksa saksi-saksi.
Sedangkan sopir truk tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Pandanaran Boyolali.
"Hingga saat ini (Kamis), bangkai truk tangki masih berada di dalam jurang. Evakuasi belum bisa dilakukan secara manual, kami masih menunggu kedatangan alat berat," pungkas AKP Danang Wibakso. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono