RADARSOLO.COM - Petugas Damkar Satpol PP Boyolali melakukan evakuasi 2 ekor hewan liar di dua lokasi berbeda, Kamis (26/2/2026).
Seekor biawak berukuran besar ditemukan di plafon ruko, sementara seekor ular sepanjang 2 meter dievakuasi dari saluran irigasi rumah warga.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, laporan pertama diterima dari Jalan Pandanaran 270B, Banaran, Kecamatan Boyolali, sekira pukul 10.20 WIB.
Biawak Satu Meter di Plafon Ruko
Penemuan biawak tersebut bermula saat seorang tukang sedang melakukan renovasi plafon ruko milik Tri Yustiani.
Saat bekerja, tukang tersebut dikejutkan dengan keberadaan biawak yang berada di atas plafon.
Pemilik ruko kemudian mendatangi langsung kantor Damkar Boyolali untuk meminta bantuan evakuasi.
"Saat merenovasi plafon ruko, pak tukang melihat biawak di atas plafon. Diduga biawak tersebut sudah bersarang di sana dalam waktu lama karena saat ditangkap panjangnya mencapai kurang lebih 1 meter," jelas Supriyono, Kamis (26/2).
Ular Koros di Saluran Sanitasi Kiringan
Lokasi evakuasi kedua berada di Randusari RT 02/11, Kiringan, Boyolali.
Seekor ular ditemukan oleh pemilik rumah, Astriyanto, saat dirinya sedang membersihkan saluran sanitasi atau irigasi rumahnya.
"Pemilik rumah terkejut melihat ular yang tiba-tiba keluar saat sedang membersihkan saluran. Karena takut, beliau segera menghubungi Damkar Boyolali," kata Supriyono.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Pajak Murah dan Bensin Irit, Biaya Opsen Ramah di Kantong Cocok Buat Harian
Semula, pemilik rumah menduga ular berwarna hitam tersebut adalah jenis kobra karena kemiripan warna dan bentuk tubuhnya.
Namun, setelah berhasil ditangkap oleh petugas, dipastikan ular sepanjang 2 meter tersebut merupakan jenis ular koros atau ular tikus.
Damkar Boyolali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap keberadaan hewan liar di area pemukiman dan segera menghubungi petugas jika menemukan hewan yang berpotensi membahayakan keselamatan. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono