RADARSOLO.COM-Jajaran Polres Boyolali bersama Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Boyolali langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Simpang Siaga (Simpang Lima), Jumat (6/3/2026).
Langkah cepat ini diambil menyusul raibnya sejumlah aset fasilitas publik berupa lampu pedestrian (bollard), meteran listrik, dan kabel instalasi di jantung kota tersebut.
Dalam penyelidikan lapangan tersebut, polisi menyisir lokasi untuk memeriksa dan mendokumentasikan satu per satu titik fasilitas yang dilaporkan hilang.
Tim Teknis DPUPR turut mendampingi guna menunjukkan posisi pasti raibnya 9 unit lampu pedestrian, 20 meter kabel listrik panel Penerangan Jalan Umum (PJU), serta dua unit meteran listrik (KWh meter) yang masing-masing berkapasitas tiga fase dan satu fase 7.700 VA.
Hasil dokumentasi dan keterangan dari sejumlah warga sekitar TKP kini telah dikantongi penyidik sebagai bahan pendalaman kasus.
Kabid Bina Marga DPUPR Boyolali Joko Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan pengecekan awal, taksiran kerugian materiil akibat pencurian aset daerah tersebut mencapai sekitar Rp13 juta.
Nilai tersebut didapat dari kalkulasi sembilan lampu bollard yang ditaksir seharga Rp1 juta per unitnya, ditambah kerugian dari hilangnya komponen kelistrikan.
Meski demikian, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan PLN guna memastikan nilai pasti dari KWh meter dan kabel yang digondol maling tersebut.
Ancam Persiapan Boyolali City Light
Ditemui terpisah, Bupati Boyolali Agus Irawan sangat menyayangkan terjadinya aksi vandalisme dan pencurian di kawasan ikonik yang baru saja direvitalisasi tersebut.
Terlebih lagi, kawasan Simpang Lima saat ini tengah dipersiapkan untuk dipercantik dengan konsep Boyolali City Light guna menyambut kedatangan para pemudik pada momen Lebaran mendatang.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Lokasi Terakhir Gerakan Pangan Murah Solo Bakal Digelar di Banjarsari
Bupati mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut peduli dan merasa memiliki dengan menjaga fasilitas publik demi keindahan tata kota.
Sebagai langkah antisipasi agar kejadian memalukan ini tidak terulang dan proyek Boyolali City Light berjalan lancar, Agus memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk menyiagakan personel patroli pengamanan secara intensif di sekitar kawasan Simpang Lima. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono