Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ular Sembunyi di Sela Kompor TK Negeri Pembina Boyolali, Dievakuasi Damkar Saat Jam Pelajaran

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:56 WIB

Personel Damkar Boyolali tunjukkan ular yang dievakuasi dari kompleks TK Negeri Pembina, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Selasa (10/3/2026).
Personel Damkar Boyolali tunjukkan ular yang dievakuasi dari kompleks TK Negeri Pembina, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Selasa (10/3/2026).

RADARSOLO.COM–Aktivitas di TK Negeri Pembina, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, sempat diwarnai ketegangan, Selasa (10/3/2026).

Seekor ular ditemukan bersembunyi di area dapur sekolah, tepat di bawah sela-sela kompor, saat proses belajar mengajar masih berlangsung.

Penemuan ini bermula saat salah satu tenaga pengajar hendak mengganti tabung gas di dapur sekolah.

Kronologi Penemuan

Tenaga pengajar TK Negeri Pembina, Tutik, menjelaskan, keberadaan ular tersebut diketahui saat rekan pengajarnya menarik selang regulator gas.

Tiba-tiba, muncul bagian ekor yang diduga kuat adalah ular.

"Kita cari dulu, tapi kalau mau diambil kan tidak berani, jadi kita panggil Damkar untuk minta bantuan," jelas Tutik kepada radarsolo.jawapos.com, Selasa (10/3).

Tutik menambahkan bahwa temuan ular di sekolah tersebut bukan yang pertama kali.

Sebelumnya, pengajar sempat melihat ular berwarna hitam di tumpukan genteng dan di area dapur, namun tidak semua berhasil ditangkap.

Beruntung, kemunculan ular kali ini tidak menimbulkan kepanikan berlebih pada siswa.

Evakuasi oleh Tim Rescue Damkar

Sekitar pukul 12.00, tim Damkar Boyolali tiba di lokasi menggunakan unit armada rescue satwa.

Baca Juga: Prediksi Puncak Arus Mudik Solo 17 Maret, Satlantas Siagakan 232 CCTV Fokus Amankan Jalur Mal dan Pusat Kuliner

Personel segera menyisir area dapur dan berhasil menemukan ular yang sedang bersembunyi di celah bawah kompor.

Anggota Damkar Boyolali Sri Wiyatno mengonfirmasi bahwa ular yang berhasil ditangkap adalah jenis ular cicak dengan ukuran sedang.

"Ularnya tidak berbahaya. Tapi sebelumnya di sini sempat ditemukan ular kobra, jadi (pihak sekolah) khawatir kalau itu ular kobra," terang Sri Wiyatno.

Menyikapi temuan berulang di lokasi tersebut, Damkar Boyolali mengimbau pihak sekolah untuk rutin membersihkan tumpukan sampah dan material bangunan seperti genteng di area sekolah.

Hal ini dikarenakan tumpukan genteng sering menjadi tempat favorit bagi ular, khususnya jenis kobra, untuk bersarang. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#evakuasi ular #Jam pelajaran #Damkar Boyolali #tk negeri pembina boyolali