RADARSOLO.COM – Arus mudik Lebaran yang melintas di ruas Tol Semarang–Solo, khususnya di wilayah Boyolali, terpantau ramai lancar, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan pantauan radarsolo.jawapos.com di sekitar Rest Area Km 487 A, kendaraan pribadi mulai mendominasi arus dari arah Semarang menuju Solo.
Meski ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasa, laju kendaraan masih cukup tinggi dan belum terlihat adanya kepadatan maupun antrean panjang.
Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi membenarkan bahwa arus lalu lintas mulai dari Km 471 hingga Km 503 masih tergolong kondusif.
Kendati demikian, ia mengingatkan adanya potensi penumpukan kendaraan pada jam-jam tertentu.
“Jam rawan kemacetan biasanya terjadi saat pemudik akan melaksanakan buka puasa dan sahur di rest area,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, petugas terus disiagakan di sejumlah titik rawan.
Satlantas Polres Boyolali juga telah menempatkan tim pengurai kemacetan di pintu masuk tempat istirahat serta menerapkan sistem buka tutup rest area secara situasional jika kapasitas parkir sudah penuh.
Lebih lanjut, AKP Tri Afandi mengimbau pemudik untuk menjaga stamina dan tidak memaksakan diri saat lelah.
Ia menyarankan pengendara untuk beristirahat di rest area dan sangat melarang penggunaan bahu jalan tol untuk berhenti karena sangat berbahaya.
Guna memanjakan pemudik, kepolisian telah menyediakan sejumlah fasilitas pelayanan di Rest Area Km 487 A.
Mulai dari cek kesehatan di pos pengamanan, tambal ban, derek gratis di ruas tol Boyolali, hingga pembagian susu segar gratis saat waktu berbuka puasa tiba.
Ia juga menyarankan pemudik untuk berangkat lebih awal agar tidak mepet dengan jadwal puncak arus mudik.
Jika tol sudah terpantau padat, pemudik bisa memanfaatkan jalan arteri Boyolali terlebih dahulu dan masuk kembali ke jalur tol melalui Gerbang Tol Salatiga atau Tingkir.
Diperkirakan, volume kendaraan akan terus merangkak naik dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya puncak arus mudik Lebaran. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono