Kondisi arus lalu lintas di Km 482 Tol Boyolali pada gelombang kedua arus balik Lebaran 2026, Minggu (29/3).RADARSOLO.COM- Puncak arus balik Lebaran gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada Sabtu-Minggu (28-29/3/2026).
Pantauan radarsolo.jawapos.com pada Minggu siang, volume kendaraan yang melintasi ruas Jalan Tol Trans Jawa di wilayah Kabupaten Boyolali menunjukkan kondisi ramai lancar tanpa adanya kepadatan berarti.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi memastikan bahwa situasi lalu lintas selama gelombang kedua arus balik sangat terkendali.
Baca Juga: 4 Program Prioritas Pemkot Solo di 2026, Libatkan TNI-Polri Awasi Rantai Pasok MBG
Tidak ada insiden atau kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran arus kendaraan pemudik.
"Pantauan di rest area KM 487 memang cukup ramai. Namun personel Polres Boyolali sudah standby dan melaksanakan pengaturan lalu lintas dengan baik," jelas Tri Afandi kepada radarsolo.jawapos.com, Minggu (29/3/2026).
Afandi membeberkan sejumlah catatan penting terkait kondisi lalu lintas arus balik gelombang kedua di wilayahnya:
-
Lebih Landai dari Gelombang Pertama: Meski terjadi bertepatan dengan akhir pekan, volume kendaraan tidak sepadat puncak arus balik sebelumnya. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat pekerja sudah mulai masuk kantor sejak Rabu (25/3/2026) lalu.
-
40 Ribu Kendaraan Melintas: Sebanyak 40 ribu kendaraan tercatat telah melintasi ruas tol wilayah Boyolali. Arus kendaraan ini didominasi oleh pemudik dari arah Yogyakarta yang hendak kembali menuju Jakarta.
-
Pemberlakuan KRYD: Meski Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 telah resmi berakhir dan pos pengamanan ditutup, Polres Boyolali tetap memberlakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi sisa lonjakan pemudik.
-
Fokus Titik Pengamanan: Penyiagaan personel kini difokuskan pada Pos Pelayanan Rest Area Tol KM 487 B, di samping tetap menempatkan petugas pengurai kemacetan di sejumlah titik krusial jalur arteri.
Semendara itu, sejak dari Overpass KM 482 Demakan, Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo, menunjukkan puluhan kendaraan dari arah Solo maupun Jogja melaju dengan kecepatan sedang menuju arah Semarang.
Sama sekali tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan di ruas tersebut. Selain itu, kendaraan niaga bertonase besar atau truk barang juga sudah mulai tampak kembali beroperasi dan melaju normal di dalam jalan tol. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono