Rumah warga Dukuh Gablok, Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, ludes terbakar Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. (ISTIMEWA)RADARSOLO.COM- Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Warjito warga di Dukuh Gablok, Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting arus listrik.
Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, seluruh bangunan beserta barang-barang berharga di dalamnya ludes tak bersisa.
Estimasi kerugian material mencapai Rp25 juta.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima aduan kegawatdaruratan dari warga.
Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Satpol PP Boyolali mengerahkan total tiga unit armada pemadam.
Dua armada didatangkan dari Pos Damkar Klego, sementara satu unit armada tambahan diterjunkan langsung dari Pos Induk Damkar Boyolali.
Baca Juga: Merinding! Teror Ribuan Ulat Bulu dari Pohon Mangga Serbu Rumah Warga di Teras Boyolali
Proses pemadaman di lokasi kejadian berlangsung secara bahu-membahu antara petugas pemadam, personel Polsek Simo, dan warga masyarakat setempat.
Beruntung, upaya keras memadamkan api tersebut juga mendapat bantuan dari faktor cuaca alam.
Supriyono menuturkan, saat awal kejadian kebakaran dilaporkan, kondisi cuaca di lokasi belum turun hujan.
Namun, ketika armada tambahan dari pos induk tiba di lokasi, hujan lebat mulai mengguyur kawasan Simo sehingga sangat membantu mempercepat proses pemadaman api hingga tuntas.
Hingga Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB petugas Damkar masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan.
Baca Juga: Sentuhan Kepedulian di Gebyog, Bupati Karanganyar Ajak Masyarakat Perhatikan Anak Yatim
Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada titik api atau bara tersembunyi yang berpotensi menyala kembali.
Polsek Simo bersama melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran tersebut. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono