Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mayat Bayi yang Dikubur Separo Badan di Cepogo Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 3 April 2026 | 11:26 WIB
Polisi lakukan penyelidikan lanjutan di lokasi penemuan mayat bayi yang dikubur separo badan di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jumat (3/4/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)Polisi lakukan penyelidikan lanjutan di lokasi penemuan mayat bayi yang dikubur separo badan di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jumat (3/4/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Titik terang mulai muncul terkait kasus penemuan mayat bayi perempuan di sebuah ladang di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.

Mayat bayi yang ditemukan pada Kamis (2/4/2026) sore tersebut kini telah dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk diotopsi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan oleh warga.

Fakta Medis dan Kondisi Mayat Bayi

Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Maulana Saputra saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan rincian temuan fakta terbaru.

Baca Juga: Geger! Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Terkubur Setengah Badan di Ladang Sumbung Cepogo Boyolali

Berdasarkan keterangan dari dokter yang menangani, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal lebih dari 24 jam sebelum akhirnya ditemukan pada Kamis (2/4/2026) pukul 14.30.

Terkait kondisi fisiknya, organ tubuh bayi dinyatakan lengkap, normal, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda cacat bawaan.

Saat ditemukan oleh warga, tubuh bayi malang tersebut ternyata juga masih dalam keadaan terlilit tali pusar.

Mengenai rincian bobot serta panjang tubuh korban, pihak kepolisian saat ini masih menunggu laporan medis lengkap dari rumah sakit.

"Bayi tersebut dinyatakan secara organnya lengkap, tidak ada cacat bawaan, dan tidak ada tanda-tanda lain," terang AKP Indrawan, Jumat (3/4/2026).

Terbungkus Sweater Cokelat di Celah Tanah

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Km 478 Tol Semarang-Solo, 1 Sopir Meninggal di Lokasi Kejadian

Lebih lanjut, Kasatreskrim mengungkapkan, saat pertama kali ditemukan, posisi tubuh bayi hanya diletakkan di antara celah tanah dari hasil penggalian seadaanya.

Kondisinya juga hanya terbungkus oleh sebuah sweater berwarna cokelat.

Satreskrim Polres Boyolali terus melakukan penyelidikan mendalam untuk melacak identitas orang tua kandung bayi tersebut.

Sekaligus mengungkap motif di balik tindakan keji ini. Pelaksanaan otopsi di RSUD Dr. Moewardi Solo diharapkan mampu memberikan petunjuk tambahan bagi penyidik.

Diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Jetak, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo digegerkan dengan temuan jenazah bayi di tengah ladang pada Kamis (2/4/2026) siang.

Baca Juga: Ada Apa di Balik Heboh Raja Charles III Inggris Masuk Islam? Begini Fakta dan Asal-Usul Teori Konspirasinya

Kapolsek Cepogo AKP Agung Setiawan mengonfirmasi bahwa penemuan bermula saat salah seorang warga tengah beraktivitas mencangkul di ladang.

Warga mendapati bayi tersebut dikubur secara tidak sempurna. Setengah badannya terkubur tanah yang digali seadanya, serta bagian atasnya hanya tertutup oleh rerumputan dan kain sweater berwarna cokelat.

Pascakabar penemuan itu mencuat, tim gabungan dari Unit Inafis Polres Boyolali, Satreskrim, dan Puskesmas setempat langsung diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#dikubur #cepogo boyolali #Desa Sumbung #polres boyolali #mayat bayi