RADARSOLO.COM-– Sebuah insiden menegangkan terjadi di ruas Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di kawasan Rest Area Km 487 A, Kabupaten Boyolali, Senin (6/4/2026) sore.
Truk kontainer mengalami musibah kebakaran sesaat setelah ditinggalkan oleh sang pengemudi untuk pergi ke toilet.
Pecah Ban Berujung Percikan Api
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengungkapkan bahwa kronologi bermula ketika sopir truk kontainer memutuskan untuk berhenti sejenak di area parkir rest area guna buang air kecil.
Namun tanpa disangka, tiba-tiba ban belakang truk pecah dan langsung mengeluarkan percikan api yang dengan cepat membesar.
Melihat adanya kobaran api yang mengancam kendaraannya, sopir sontak panik dan langsung mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebanyak tiga tabung sekaligus.
"Sudah dicoba dipadamkan mandiri, namun api tidak dapat dipadamkan," kata Supriyono.
Mengetahui situasi yang semakin darurat dan tidak terkendali, para petugas keamanan rest area setempat pun bergegas turun tangan untuk membantu.
Mereka mengerahkan hingga delapan tabung APAR tambahan ke titik api, namun upaya pertolongan pertama tersebut rupanya masih belum membuahkan hasil yang maksimal.
Baca Juga: Komoditas Pertanian Unggulan di Karanganyar Ini Digelontor Hibah Rp 1,1 Miliar dari Pemkab
Regu 02 Damkar Boyolali Berhasil Jinakkan Api
Setelah menyadari bahwa api tak kunjung padam dan berpotensi semakin membesar, petugas rest area akhirnya memutuskan untuk menghubungi tim Regu 02 Damkar Boyolali guna meminta bantuan pemadaman.
"Kami langsung merespons laporan tersebut dan berhasil memadamkan api," lanjutnya.
Proses penanganan berlangsung dengan sigap, di mana tim Damkar mulai menjinakkan api sejak pukul 18.50 WIB dan berhasil memadamkannya secara total pada pukul 19.32 WIB.
Beruntung, amukan si jago merah berhasil dilokalisasi sebelum sempat merembet dan melahap seluruh bodi truk kontainer.
Kerusakan tercatat hanya menimpa bagian ban belakang sebelah kanan serta sebagian sisi belakang boks kontainer.
Selain itu, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Menyikapi kejadian ini, Supriyono memberikan imbauan kepada masyarakat luas untuk selalu waspada saat berkendara maupun saat sedang beristirahat.
"Kami berharap masyarakat dapat berhati-hati saat berkendara dan tidak berhenti di tempat-tempat yang tidak aman," tutupnya. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono