Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tragis! Penumpang Bus Asal Lampung Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Solo–Semarang Boyolali

Nur Pramudito • Kamis, 23 April 2026 | 12:13 WIB
Tragis! Penumpang Bus Asal Lampung Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Solo–Semarang Boyolali (ISTIMEWA)
Tragis! Penumpang Bus Asal Lampung Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Solo–Semarang Boyolali (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM -  Seorang penumpang bus asal Lampung ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Solo–Semarang KM 32, Dukuh Nyamplung Kidul, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Kamis (23/4) pagi.

Korban diketahui bernama H. Kusrin (86), warga Lampung yang sebelumnya menumpang bus jurusan Lampung–Malang.

Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat korban turun dari bus di wilayah Ampel. 

“Korban turun dari bus, kemudian berjalan ke samping rumah warga yang diduga hendak buang air kecil. Tidak lama kemudian ditemukan sudah dalam kondisi terjatuh dan tidak bergerak,” jelasnya melalui keterangan tertulis, Kamis (23/4).

Baca Juga: Polres Boyolali Gelar Latihan Kesiapan Satuan Amankan Unras Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026

Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga turun karena kebablasan dari tujuan semula di wilayah Klero, Kabupaten Semarang. 

Korban sempat terlihat berjalan menjauh dari bus menuju area samping rumah warga, namun tak berselang lama ditemukan sudah terjatuh dengan posisi miring.

Petugas Polsek Ampel bersama tim medis Puskesmas Ampel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan. Tidak ditemukan tanda kekerasan. Keluarga juga menyampaikan korban memiliki riwayat penyakit asma dan jantung,” imbuh Edhy.

Polsek Ampel telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta koordinasi dengan tim medis dan Inafis Polres Boyolali. 

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan jenazah selanjutnya diserahkan untuk dimakamkan di kampung halaman di Lampung.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya penumpang perjalanan jarak jauh, untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan guna mencegah kejadian serupa.(fid)

Editor : Nur Pramudito
#meninggal dunia #Boyolali #penumpang bus