Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Belum Lama Mendarat di Arab Saudi, Jemaah Haji Embarkasi Solo Asal Tegal Wafat setelah Sesak Nafas

Abdul Khofid Firmanda Putra • Sabtu, 25 April 2026 | 10:42 WIB
Ilustrasi pemberangkatan Kloter 1  jemaah haji dari Kabupaten Tegal dari Embarkasi Solo menuju Tanah Suci, Rabu (22/4/2026) dini hari. (M IHSAN/RADAR SOLO)
Ilustrasi pemberangkatan Kloter 1 jemaah haji dari Kabupaten Tegal dari Embarkasi Solo menuju Tanah Suci, Rabu (22/4/2026) dini hari. (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dari Embarkasi Solo.

Seorang jemaah haji kloter 3 asal Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, dilaporkan wafat saat baru saja memulai rangkaian ibadah di Madinah.

Almarhumah bernama Rodia Wayan (68) mengembuskan napas terakhirnya di Tanah Suci setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat penurunan kondisi kesehatan sesaat setelah mendarat di Arab Saudi.

Kronologi Medis dan Pemakaman Baqi

Wakil Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Solo David Jafar Saputra menjelaskan bahwa kondisi kesehatan almarhumah mulai menurun secara drastis sesaat setelah turun dari pesawat di Bandara Madinah, Rabu (23/4/2026).

Baca Juga: Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Baru, Harus Lewati Q1 di Moto3 Spanyol 2026

Petugas medis di lapangan segera mengambil tindakan darurat ketika almarhumah mengeluhkan gangguan pernapasan yang cukup berat.

“Almarhumah mengalami keluhan sesak nafas. Yang bersangkutan langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan oleh tim kesehatan di klinik bandara, yang selanjutnya dirujuk ke KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia) Madinah,” kata David Jafar Saputra, Kamis (24/4/2026) malam.

Meskipun tim kesehatan haji telah memberikan tindakan medis maksimal sesuai prosedur di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, kondisi fisik Rodia tidak menunjukkan tanda-tanda stabil. 

“Wafat pada pukul 11.45 waktu Arab Saudi,” ujar David. 

PPIH memakamkan Rodia di Pemakaman Baqi, Madinah, serta akan mendapatkan asuransi dan hak badal haji.

Baca Juga: Siapa Sosok Agnes Aditya Rahajeng? Ini Profil Puteri Indonesia 2026 yang Memulai Karier Sebagai Konten Kreator

“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima seluruh amal ibadahnya,” ucap David.

Statistik Keberangkatan Hari Kelima

Di sisi lain, operasional di Asrama Haji Donohudan (AHD) terus berjalan secara dinamis memasuki hari kelima pemberangkatan.

Hingga Sabtu (25/4/2026), tercatat ribuan jemaah telah diterbangkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo.

Humas PPIH Embarkasi Solo Nabiila Azka Amaalia melaporkan bahwa data jemaah yang masuk ke asrama terus bergerak seiring kedatangan kloter-kloter dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga: Nonton Perfect Crown Ep 5 Sub Indo: Spoiler Lengkap & Link Streaming Resmi

“Jemaah haji yang sudah diberangkatkan menuju Tanah Suci sebanyak 11 kloter, sejumlah 3.935 jemaah,” kata Nabiila.

Total jemaah yang telah tiba di asrama per hari ini telah mencapai 4.675 orang yang terbagi dalam 13 kloter.

Untuk hari ini saja, Embarkasi Solo melayani kedatangan kloter 14 yang merupakan gabungan jemaah dari Pekalongan dan Purbalingga, serta kloter 15 yang tiba pada siang hari.

Jadwal Penerbangan dan Kondisi Kesehatan Jemaah

Terkait jadwal keberangkatan pada Sabtu (25/4/2026), tercatat ada empat kloter yang dijadwalkan terbang. Kloter 10 dan 11 sudah diberangkatkan pada dini hari dan pagi hari tadi.

Sementara kloter 12 dan 13 menyusul pada sore dan malam hari nanti.

“Selanjutnya Kloter 12 pukul 15.30 WIB dari Kabupaten Pekalongan dan Kota Semarang, serta Kloter 13 pukul 21.00 WIB dari Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Semarang,” jelas Nabiila.

Baca Juga: Hasil Akhir Persib Bandung vs Arema FC dan Klasemen Sementara Liga 1: Papan Atas dan Tengah Memanas 

Mengenai kondisi kesehatan jemaah yang masih berada di embarkasi, PPIH melaporkan terdapat 8 jemaah yang memerlukan perawatan khusus.

Tiga jemaah harus dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo, dua jemaah ke RSUP Surakarta, dan tiga lainnya menjalani observasi di poliklinik setempat.

Pihak PPIH berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas pelayanan dengan mengacu pada prinsip haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan di tengah duka atas wafatnya salah satu jemaah di Madinah. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kabupaten tegal #arab saudi #jemaah haji embarkasi solo wafat #sesak nafas #kloter 1