RADARSOLO.COM - Kabupaten Boyolali kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus saksi sejarah perjalanan birokrasi di Bumi Pandan Arang.
Kepergian mantan Wakil Bupati Boyolali periode 2010–2015 Agus Purmanto pada Selasa (5/5/2026) tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, namun juga bagi dunia pemerintahan daerah.
Almarhum merupakan potret nyata seorang abdi negara yang merintis karier dari level terbawah hingga akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai orang nomor dua di jajaran eksekutif.
Latar Belakang Pendidikan dan Awal Karier
Agus Purmanto lahir di Sukoharjo pada 28 Agustus 1961. Ia menuntaskan masa remajanya di tanah kelahiran sebelum akhirnya memfokuskan diri pada ilmu pemerintahan.
Pendidikan tingginya dimulai dari jenjang Diploma III di APDN yang kemudian diperkuat dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS).
Tak berhenti di situ, semangat belajarnya membawa Agus menyelesaikan pendidikan S-2 Magister Sains di Universitas Slamet Riyadi (Unisri), sebuah modal intelektual yang sangat menunjang karier panjangnya di lingkungan pemerintahan.
Pengabdian tulus Agus di birokrasi dimulai sejak tahun 1985 saat ia resmi diangkat sebagai CPNS.
Perlahan namun pasti, ia menapaki berbagai jabatan struktural dengan dedikasi tinggi.
Jejak awal kariernya tercatat mulai dari Pj Kasubsi Pramuwisata Khusus di Dinas Pariwisata, hingga menjabat sebagai Pj Sekretaris Wilayah di dua kecamatan berbeda, yakni Selo dan Karanggede.
Baca Juga: Resahkan Warga, Konvoi Kelulusan Pelajar Berknalpot Brong di Jalur Jogja-Solo Diamankan Polisi
Ia juga sempat mengasah kedisiplinan administratifnya sebagai Kasubbag Bina Ketertiban di Bagian Ketertiban Setda Boyolali.
Matang di Lapangan hingga Menjadi Staf Ahli
Pengalaman kepemimpinan Agus kian matang saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Kemusu.
Kedekatannya dengan masyarakat di lapangan kemudian berlanjut pada peran strategis di balik meja pemerintahan, di mana ia pernah menduduki posisi Kepala Bagian Perlengkapan serta Kepala Bagian Pembangunan di Setda Boyolali.
Baca Juga: Pojok Merdeka, Nostalgia Karya Lintas Generasi Alumni FSRD UNS
Ketelitiannya dalam mengelola aset dan proyek daerah membuatnya kembali dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan hingga akhirnya mencapai posisi Staf Ahli Bupati Boyolali bidang pembangunan.
Puncak pengabdiannya terjadi ketika ia melangkah ke ranah politik praktis dan terpilih mendampingi Bupati Seno Samodro sebagai Wakil Bupati Boyolali periode 2010–2015.
Selama lima tahun menduduki jabatan politis tersebut, Agus Purmanto tidak kehilangan jati dirinya sebagai seorang birokrat tulen.
Ia tetap dikenal sebagai sosok yang tenang, rendah hati, dan sangat memahami seluk-beluk teknis pemerintahan, sehingga menjadi mitra strategis yang handal bagi jalannya roda pemerintahan kala itu.
Penghormatan Terakhir Sang Birokrat
Agus Purmanto mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Pandan Arang Boyolali pada Selasa (5/5) pukul 12.45 WIB di usia 65 tahun.
Kepergiannya menjadi pengingat akan dedikasi panjang seorang abdi masyarakat yang telah mewakafkan waktu dan pikirannya selama lebih dari tiga dekade bagi kemajuan Boyolali.
Baca Juga: DSKS Geruduk DPRD Solo, Desak Penertiban 17 Outlet Miras Tak Berizin dan Percepatan Perda
Jenazah Agus dimakamkan di pemakaman keluarga Desa Tanduk, Kecamatan Ampel.
Warisan ketenangan dan profesionalismenya akan tetap menjadi teladan bagi para birokrat muda di Kabupaten Boyolali. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono