Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gelombang 2 Haji Dimulai, Jemaah Embarkasi Solo Wajib Kenakan Ihram Sejak dari Indonesia

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:23 WIB
Nabiila Azka Amaalia Humas PPIH Embarkasi Solo. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Nabiila Azka Amaalia Humas PPIH Embarkasi Solo. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Operasional haji di Embarkasi Solo memasuki babak baru dengan dimulainya pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) gelombang kedua.

Berbeda dengan fase sebelumnya, para jemaah harus melakukan persiapan lebih awal terkait prosesi ibadah mereka.

Transisi ini menandai perubahan rute penerbangan yang berdampak langsung pada kesiapan fisik dan teknis jemaah.

Baca Juga: Dharma Wanita Persatuan ISI Surakarta Gelar Donor Darah, Ajak Publik Ikut Berkontribusi dalam Kemanusiaan

Mereka mulai mengenakan pakaian ihram sejak masih berada di tanah air demi kelancaran rangkaian ibadah setibanya di Arab Saudi.

Perbedaan Teknis Gelombang Pertama dan Kedua

Perubahan mendasar terletak pada lokasi pendaratan dan urutan ibadah di Tanah Suci. Jika pada gelombang pertama jemaah mendarat di Madinah untuk menjalani arbain, pada gelombang kedua ini jemaah akan langsung diterbangkan menuju Bandara King Abdul Aziz di Jeddah.

Mengingat tujuannya adalah Makkah untuk melaksanakan umrah wajib, jemaah diwajibkan sudah bersuci dan mengenakan ihram sebelum melewati batas miqat di udara.

Humas PPIH Embarkasi Solo Nabiila Azka Amaalia menjelaskan, skema ini menuntut jemaah untuk mengambil miqat saat berada di pesawat.

Tepatnya di wilayah Ya Lam Lam yang berjarak sekitar 92 kilometer sebelum Kakbah.

“Karena langsung melaksanakan umrah, maka jemaah di gelombang 2 langsung mengenakan pakaian ihram sejak dari Indonesia,” kata Nabiila saat memberikan keterangan pada Selasa (6/5/2026).

Data Keberangkatan dan Jadwal Kloter

Baca Juga: Guru SMP di Wonogiri yang Diduga Lecehkan Siswinya Dinonaktifkan dari Tugas Mengajar, Disdikbud Sudah Kantongi Bukti Video

Hingga Rabu (6/5/2026) pukul 07.00, tercatat sebanyak 15.418 jemaah dalam 43 kloter telah sukses diterbangkan ke Tanah Suci.

Untuk hari ini, kesibukan di Asrama Haji Donohudan masih berlanjut dengan jadwal kedatangan Kloter 44 hingga 46 yang berasal dari wilayah Kudus, Blora, dan Rembang.

Sementara itu, jadwal penerbangan keberangkatan hari ini mencakup Kloter 42, 43, dan 44 yang dilepas secara bertahap sejak dini hari hingga menjelang tengah malam.

Secara kumulatif, Embarkasi Solo telah menerima total 15.823 jemaah.

Nabiila merinci bahwa pergerakan kloter terus berjalan dinamis guna mengejar jadwal operasional yang telah ditetapkan.

Baca Juga: BPBD Boyolali Siagakan 1,25 Juta Liter Air Bersih Antisipasi Kemarau Panjang 2026

Jemaah diminta untuk memperhatikan betul instruksi petugas terkait pengaturan koper dan kesiapan dokumen agar tidak menghambat proses boarding di tengah padatnya jadwal penerbangan gelombang kedua ini.

Kondisi Kesehatan dan Pemulangan Jemaah

Terkait faktor kesehatan, PPIH melaporkan adanya 31 jemaah yang saat ini tengah menjalani perawatan di Arab Saudi, sementara 3 jemaah lainnya masih dirawat intensif di Embarkasi Solo.

Faktor kelelahan akibat perjalanan jauh serta proses adaptasi dengan cuaca ekstrem di Tanah Suci menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik para tamu Allah. Selain itu, riwayat penyakit pribadi juga menjadi perhatian serius tim medis di lapangan.

“Penyebabnya beragam. Ada beberapa karena adaptasi dengan cuaca, capek dan riwayat sakit pribadi,” ungkap Nabiila.

Hingga saat ini, total jemaah yang terpaksa dipulangkan karena alasan kesehatan mencapai 38 orang, termasuk di antaranya tiga orang pendamping.

Baca Juga: Cek Bansos Cair atau Belum Mei 2026? Ini Penjelasan Desil Kemensos yang Wajib Dipahami

Mengingat tantangan fisik yang lebih besar pada gelombang kedua—karena jemaah langsung menjalani umrah setiba di Jeddah—PPIH mengimbau seluruh jemaah untuk disiplin menjaga stamina, mencukupi asupan air putih, dan membatasi aktivitas yang tidak mendesak sebelum hari puncak haji. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pakai ihram di tanah air #jemaah haji gelombang 2 #jemaah haji #Embarkasi Solo