RADARSOLO.COM - Progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kranggan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten terus menunjukan perkembangan signifikan.
Infrastruktur yang telah lama dinantikan itu kini memasuki tahapan penting, yakni pemasangan hanger atau pengait jembatan gantung.
Pengerjaan jembatan yang menghubungkan Dusun Sidorejo di Desa Kranggan dengan Desa Leses ini dilakukan secara gotong royong.
Tenaga teknis bekerja bahu-membahu dengan warga setempat, didampingi secara intensif oleh aparat kewilayahan dari TNI.
Baca Juga: Turun dari Helikopter, Menkop Ferry Juliantono Langsung Cek Kesiapan KDMP di Kragilan Boyolai
Babinsa Desa Kranggan dari Koramil 12/Manisrenggo Kodim 0723/Klaten Serka Ali menjelaskan, pemasangan hanger merupakan bagian penting dari konstruksi jembatan gantung di atas Sungai Klegut tersebut.
Komponen tersebut berfungsi sebagai penyangga utama lantai jembatan agar tetap kokoh dan aman. Terutama saat digunakan nantinya.
“Pemasangan hanger pengait jembatan gantung ini terus kami kerjakan secara bertahap dan penuh ketelitian. Dikarenakan menjadi bagian penting dari konstruksi utama jembatan,” ujar Serka Ali Rabu (13/5/2026).
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, bahwa bersama warga terus bergotong-royong agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
Seperti diketahui, akses strategis jembatan gantung tersebut merupakan penghubung dua desa yang memiliki panjang dengan bentangan mencapai 42 meter.
Keberadaannya diproyeksikan menjadi jalur yang akan memangkas waktu tempuh warga setempat.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 12/Manisrenggo Kapten Czi Mujianto menambahkan, telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan pengerjaan sesuai dengan standar teknis dan perencanaan yang ditetapkan.
"Pemantauan terus kami lakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan pembangunan. Sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan dengan baik dan aman," tegas Mujianto.
Ia juga menekankan bahwa jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung antara Desa Kranggan dan Desa Leses.
Baca Juga: Tangkapan Besar! Polres Karanganyar Sita 150 Gram Sabu dan 1.071 Butir Pil Koplo dari Tiga Pengedar
Harapannya, setelah selesai dibangun bisa memberi dampak ekonomi dan sosial, selain memperlancar mobilitas.
"Tentunya dengan akses yang lebih representatif, jalur distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan warga diharapkan menjadi lebih efisien. Otomatis akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran TNI AD melalui Kodim 0723/Klaten dalam pendampingan proyek tersebut merupakan wujud komitmen pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Diharapkan Jembatan Garuda dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Seperti diketahui, selain di Manisrenggo, jembatan gantung juga sedang dibangun di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk dan Desa Dukuh, Kecamatan Bayat.
Sedangkan di Desa Burikan, Kecamatan Cawas merupakan jembatan beton. Seluruhnya bagian dari proyek Jembatan Garuda yang mendapatkan pendampingan langsung personel TNI Kodim 0723/Klaten. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono