Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pecah Ban Belakang, Truk Boks Bermuatan Produk Kimia Terguling di Tol Semarang-Solo Km 479 Wilayah Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB
Truk boks nomor polisi L 8533 VF terguling di Jalan Tol Ruas Semarang-Solo Km 479+400, tepatnya di wilayah Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Senin (18/5/2026).
Truk boks nomor polisi L 8533 VF terguling di Jalan Tol Ruas Semarang-Solo Km 479+400, tepatnya di wilayah Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Senin (18/5/2026).

 RADARSOLO.COM- Insiden kecelakaan tunggal terjadi di jalur bebas hambatan.

Truk boks nomor polisi L 8533 VF terguling di Jalan Tol Ruas Semarang-Solo Km 479+400, tepatnya di wilayah Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Senin (18/5/2026).

Kendaraan yang sedang mengangkut produk kimia pertanian tersebut terguling di tengah lajur setelah mengalami pecah ban dalam kecepatan tinggi, hingga sempat memicu ketersendatan arus lalu lintas dari arah barat.

Baca Juga: Antimainstream! Penjual Hewan Kurban di Boyolali Tawarakan Suasana Kandang yang Nyaman dan Makan Kambing Guling Gratis

Peristiwa ini terjadi saat truk melaju dari arah Semarang menuju Kota Solo. Sesampainya di lokasi kejadian, ban belakang sebelah kiri pecah sehingga sopir kehilangan kendali atas kendaraannya.

Kerasnya suara letusan ban dikombinasikan dengan benturan bodi truk ke aspal sempat mengejutkan warga sekitar jalan tol yang sedang beraktivitas di dekat area pembatas.

Udin, salah seorang warga yang rumahnya berada dekat dengan lokasi kejadian, mengaku langsung berlari menuju sumber suara begitu mendengar dentuman.

“Rumah saya dekat sini, suaranya keras. Saya langsung kesini (TKP) untuk ngecek. Mobilnya sudah kebalik,” jelas Udin di lokasi kejadian.

Kesaksian serupa disampaikan warga lain yang sedang mencari rumput di sekitar TKP. 

Ia melihat langsung posisi truk yang sudah terguling dan sempat terseret beberapa meter di atas permukaan jalan tol.

Baca Juga: Pasoepati Minta Maaf soal Flare di Manahan, Sebut Aksi Dipicu Ajakan Media Sosial

Akibat posisi truk yang melintang dan menutup sebagian lajur, arus kendaraan dari arah Semarang sempat tersendat.

Petugas patroli jalan tol bersama Satpam PJR (Patroli Jalan Raya) langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan perimeter guna mencegah terjadinya tabrakan beruntun dari kendaraan lain yang melintas di jalur yang sama.

Sebelum bangkai truk dievakuasi, petugas bersama awak truk terlebih dahulu mengeluarkan ratusan boks berisi muatan cairan Herbisida (pembasmi rumput) agar beban kendaraan menjadi lebih ringan.

Baca Juga: Belum Boleh Diekspos, Ini Bocoran Spek si Bejo, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Boyolali

Setelah muatan berhasil dipindahkan ke area tepi jalan, satu unit armada mobil derek dikerahkan untuk membalikkan posisi truk ke kondisi semula dan membawanya keluar dari jalur tol menuju posko kecelakaan terdekat.

Kendati kondisi kabin depan truk boks mengalami kerusakan akibat benturan dengan pembatas jalan, sopir dan kernet selamat.

Udin menyebut sopir dan kernet sudah keluar dari kendaraan saat warga tiba di lokasi.

Sopir hanya terlihat mengalami sedikit luka di bagian siku dan langsung mendapatkan perawatan medis ringan di lokasi oleh tim kesehatan tol.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan tol agar lebih disiplin dalam memeriksa kelaikan fisik kendaraan, khususnya batas usia dan tekanan angin ban sebelum menempuh perjalanan jarak jauh. (fid)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#truk boks terguling di tol semarang-solo #pecah ban belakang #sopir dan kernet selamat #kecelakaan tunggal di tol semarang solo #desa kiringan