RADARSOLO.COM - Musibah kebakaran hebat melanda permukiman di Kecamatan Nogosari, Boyolali, menjelang tengah malam.
Rumah berukuran 7 x 12 meter milik warga bernama Joko, di Dusun Mojo RT 003/RW 007, Desa Rembuh, ludes dilalap si jago merah, Selasa (19/5/2026) malam.
Insiden mencekam tersebut diduga kuat dipicu oleh sebuah ledakan misterius yang bersumber dari dalam area rumah yang saat itu sedang ditinggal pergi oleh penghuninya.
Peristiwa kebakaran ini kali pertama terendus oleh tetangga korban sekitar pukul 23.50.
Beruntung, kondisi lingkungan antarrumah di Dusun Mojo yang cukup renggang dan berjauhan berhasil memotong potensi perambatan api ke bangunan di sekitarnya, sehingga dampak kerusakan dapat dilokalisasi hanya pada satu titik episentrum kebakaran.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan kronologi awal penemuan titik api berdasarkan kesaksian dari tetangga terdekat korban, Naniek Indriyanni.
Saat itu, Naniek dikejutkan oleh suara dentuman keras dari arah luar rumahnya. Awalnya, ia mengira suara tersebut merupakan letusan petasan.
Namun, kecurigaan mencuat setelah melihat adanya pendaran cahaya merah pekat yang membubung.
“Rumahnya sedang kosong, istri bapak Joko lagi dirawat di rumah sakit, saksi langsung memastikan. Ternyata benar, api sudah besar dari arah rumah tersebut,” jelas Supriyono, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Apa Agenda Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di Rapat Paripurna DPR? Ini Penjelasan Lengkapnya
Mengetahui rumah tetangganya terbakar hebat dalam kondisi kosong, Naniek langsung menghubungi Damkar Boyolali pukul 23.50 WIB.
Regu 04 Damkar Satpol PP Boyolali segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku melawan kobaran api selama sekitar 40 menit, si jago merah dapat dipadamkan.
Meskipun seluruh bangunan fisik beserta harta benda di dalam rumah Joko dilaporkan hangus, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, begitu juga dengan kerugian materiil yang belum bisa ditaksir,” pungkas Supriyono. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono