RADARSOLO.COM - Semangat Linda Amalia Sinta tak pernah padam meski harus mengurus neneknya yang terkena penyakit diabetes di usianya masih 15 tahun.
Terlebih lagi telah tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.
Linda menjadi salah satu contoh nyata. Terkait bagaimana JKN sangat membantu bagi keluarganya.
Terutama neneknya yang harus menjalani perawatan terkait penyakit diabetesnya.
Linda beserta keluarga memang tidak menyadari bahwa gejala yang dialami neneknya bernama Suharti, 70, merupakan tanda diabetes.
Terutama pada kondisi pada jempol neneknya terasa sakit dan kejadian tersebut terus berulang.
Hhingga akhirnya ia memutuskan untuk memeriksakan sang nenek ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di dokter keluarga Sri Ningsih.
Dari hasil pemeriksaan, Neneknya mendapatkan penanganan awal dan pemeriksaan untuk memantau kadar gula darahnya.
“Dulu nenek saya itu sering merasa jempolnya itu sakit. Saya kira hanya sakit biasa gitu, saya langsung dikasih obat dan disarankan rutin kontrol. Dari situ saya mulai mennyadari kalau penyakitnya itu yang harus benar-benar dijaga,” ucap Linda, Kamis (21/5/2026)
Meski telah rutin mengonsumsi obat, perjalanan nenek dari Linda tidak selalu berjalan mulus. Ia masih menghadapi kondisi gula darah yang fluktuatif.
“Memang nenek saya sudah minum obat sesuai anjuran, tapi gula darah beliau juga masih naik turun. Kadang sudah turun, tapi bisa naik lagi. Itu yang kadang bikin khawatir,” tutur Linda
Alih-alih menyerah, Linda justru semakin berkomitmen untuk mendukung neneknya untuk memperbaiki pola hidup menjaga kesehatan.
Ia mulai memantau pola makan, mengingatkan mengurangi konsumsi gula. Termasuk serta membiasakan diri untuk tetap aktif berolahraga kepada nenek tercinta.
“Sekarang saya harus ekstra menjaga nenek saya. Makan dijaga, yang manis-manis dikurangi, dan saya usahakan mengajak nenek saya untuk tetap bergerak walaupun sederhana,” tambah Linda.
Keberadaan Program JKN juga menjadi faktor penting dalam perjalanan pengobatan yang telah diperoleh oleh Suharti.
Linda mengaku sangat terbantu dengan kemudahan akses layanan kesehatan yang diberikan.
Dirinya bisa dengan tenang memantau kondisinya dan memanfaatkan pelayanan Kesehatan tanpa perlu dibebani dengan biaya.
“Alhamdulillah dengan JKN, saya bisa membantu nenek saya berobat secara rutin dan tanpa terbebani biaya. Itu sangat membantu sekali, saya bisa fokus menemani pengobatan nenek saya tanpa memikirkan yang lain,” ungkap Linda.
Linda tetap menyimpan harapan besar kepada Program JKN yang selalu dirinya andalkan. Dirinya juga tak lupa mengucapkan harapan serta rasa syukur kepada Pemkab Boyolali yang sangat peduli kepada masyarakatnya.
Melalui segmen kepesertaan PBPU yang membantu meringankan beban iuran untuk keluarganya.
“Saya berharap ke depan semuanya lancar, sehat selalu dan setiap urusan dimudahkan. Mudah-mudahan Pemkab Boyolali beserta program JKN terus berjalan dengan baik dan pelayanannya semakin bagus,” ujar Linda. (ren)
Editor : Nur Pramudito