RADARSOLO.COM-DPC PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Kamis (21/5/2026) malam.
Forum ini menjadi bagian dari tahapan reorganisasi kepengurusan partai di tingkat kecamatan (Pengurus Anak Cabang/PAC) serta persiapan jangka panjang menuju Pemilu 2029.
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Joko Sutopo alias Jekek menjelaskan, Musancab ini diisi dengan pembacaan surat rekomendasi dari pihak DPD terkait penetapan fungsionaris inti, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) PAC di wilayah Boyolali.
“Urgensinya adalah tahapan reorganisasi partai di tingkat kecamatan, berarti di tingkat PAC. Target kami tentu ada evaluasi dalam keorganisasian 5 tahun sekali,” kata Jekek saat memberikan keterangan di lokasi acara.
Proses penjaringan nama-nama pengurus baru tersebut telah dimulai sebelumnya dari mekanisme rapat PAC diperluas, dengan melibatkan jajaran pengurus tingkat ranting (desa) serta anak ranting (dusun).
Pelaksanaan Musancab serentak di wilayah Jawa Tengah ditargetkan rampung secara bertahap hingga Selasa (26/6/2026).
Pasca-tingkat kecamatan selesai, restrukturisasi internal akan dilanjutkan ke tingkat desa melalui Musyawarah Ranting (Musran) pada minggu pertama dan kedua Juni 2026.
Selanjutnya, pembentukan pengurus tingkat dusun atau anak ranting dijadwalkan pada minggu ketiga dan keempat Juni 2026.
Jekek juga menitipkan pesan agar para pengurus yang ditunjuk dapat menjaga kebersamaan dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
“Dinamika ke depan pasti ada, tetapi kalau rekan-rekan partai bisa menjaga kekompakan, ruang-ruang itulah yang akan diinisiasi oleh PDI Perjuangan,” tambahnya.
Penguatan Pondasi Partai dari Tingkat Bawah
Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta menganalogikan perombakan struktur di tingkat kecamatan, desa, hingga dusun ini sebagai upaya memperkokoh basis dasar pergerakan partai di lapangan.
“Ini ibaratnya rumah, sebagai fondasi. Ketika pondasi ini kuat, harapan kami ke depan bisa solid, bisa menjaring seluas-luasnya konstituen yang ada di Boyolali,” ujar Susetya.
Baca Juga: Persis Solo Fokus Penuh ke Persita Tangerang, Andrei Alba Tak Mau Terganggu Hasil Tim Lain
Terkait target politik pada Pemilu 2029 mendatang, PDIP Boyolali yang saat ini mendominasi dengan perolehan 36 kursi di DPRD Boyolali berkomitmen untuk mempertahankan atau menambah perolehan legislatif, serta berupaya memenangkan kontestasi di jajaran eksekutif.
“Target kita pokoknya kalau bisa bertahan itu ya alhamdulillah. Tapi kita harus optimis. Makanya kader-kader yang baru nanti dipilih yang benar-benar mau berjuang, tahan banting, tahan ujian,” tegas Susetya.
Pihak DPC memastikan seluruh nama yang direkomendasikan telah melalui proses penyaringan berkas di tingkat DPD.
Proses pemilihan pengurus di tingkat bawah juga dipastikan mengedepankan mekanisme demokrasi internal parpol dan bukan melalui sistem penunjukan langsung. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono