Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Terlapor Masih Bebas Berkeliaran, Keluarga Warga Pulisen Boyolali yang Makamnya Diekshumasi Waswas

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 22 Mei 2026 | 14:22 WIB
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan ekshumasi makam Bayu di makam Donoloyo, Jembangan, Desa/Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jumat (22/5/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan ekshumasi makam Bayu di makam Donoloyo, Jembangan, Desa/Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jumat (22/5/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Penyebab pasti kematian Bayu Eko Purnomo, 43, warga Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali Kota, masih menjadi misteri.

Untuk mengungkap tanda tanya itu, Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan ekshumasi makam Bayu di makam Donoloyo, Jembangan, Desa/Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jumat (22/5/2026).

“Ini (ekshumasi) guna menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana penganiayaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Wira Saputra. 

Baca Juga: Polisi Bongkar Makam Warga Pulisen yang Meninggal Dunia setelah Berkelahi di Kawasan Rumah Dinas Bupati Boyolali

Budi Sularyono, kuasa hukum keluarga Bayu menjelaskan, dugaan penganiayaan terjadi di kawasan Rumah Dinas Bupati Boyolali pada 5 April 2026. 

Keluarga menduga Bayu mengalami benturan yang disengaja hingga menyebabkan kematian.

“Kami menunggu kepastian hasilnya. Pihak keluarga sangat berharap ini segera ditindaklanjuti,” tegas Budi.

Ditambahkan kuasa hukum, keluarga kliennya merasa resah karena terlapor masih berkeliaran. 

Keluarga Bayu berharap hasil otopsi segera keluar agar proses hukum bisa berjalan.

Menanggapai hal tersebut, kasat reskrim mengatakan, saat ini penyelidikan masih dalam tahap pendalaman. 

Baca Juga: BYD M6 DM vs Toyota Veloz Hybrid, Duel MPV Hybrid Favorit dengan Karakter Berbeda

Polisi telah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Untuk penetapan tersangka menunggu hasil otopsi.

Polisi menyatakan segera menginformasikan perkembangan kasus tersebut setelah hasil otopsi diterima.

Diberitakan sebelumnya, Bayu terlibat ketegangan di kawasan Rumah Dinas Bupati Boyolali pada 5 April 2026.

Baca Juga: Bos Koperasi BLN Jadi Tersangka, Satgas Pasti Lacak Aset hingga Rp 4,6 Triliun: Akankah Dana Nasabah Kembali?

Saat itu, Bayu berusaha meninggalkan lokasi, namun kembali dihampiri pelaku hingga akhirnya terjadi kontak fisik.

Setelah kejadian, Bayu melapor ke polisi.

Di tengah memberikan keterangan kepada penyidik, Bayu mengeluhkan sesak di bagian dada dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Tapi sayang, beberapa jam kemudian, Bayu meninggal dunia. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#bayu eko purnomo #warga pulisen #polres boyolali #otopsi #ekshumasi