RADARSOLO.COM - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Ampel–Karanggede, tepatnya di kawasan Dukuh Sumberejo, Desa Candirejo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Sabtu (30/5/2026).
Sebuah truk yang bermuatan tiga ekor kuda hilang kendali hingga terjun ke dalam jurang yang mengakibatkan satu orang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih menjelaskan, berdasarkan hasil olah data di lapangan, kecelakaan terjadi sekira pukul 05.30 WIB.
Melibatkan unit kendaraan truk jenis Isuzu Elf dengan nomor polisi AD 8903 BC.
Truk tersebut dikemudikan oleh Suyanto, warga Dukuh Ngrandu, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dengan membawa seorang kernet bernama Supriyadi.
Sebelum mengalami kecelakaan, kendaraan niaga itu diketahui sedang melaju dari arah utara (Karanggede) menuju ke arah selatan (Ampel).
“Setiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong saat melintas jalan menurun," ujar Winarsih.
"Sopir kehilangan kendali hingga truk oleng ke kanan dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 8 meter,” lanjutnya.
Akibat benturan keras saat jatuh ke dasar jurang, pengemudi truk, Suyanto, mengalami cedera parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Kapan Hari Terakhir Penyembelihan Hewan Kurban 2026? Jangan Terlewat, Ini Batas Tanggal dan Jamnya
Sementara itu, kernet truk, Supriyadi, dilaporkan berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Kedua korban langsung dievakuasi oleh petugas bersama warga menuju ke RSUD Ampel untuk mendapatkan penanganan medis.
Sedangkan tiga ekor kuda yang berada di dalam bak truk dilaporkan berhasil selamat dari fatalitas kecelakaan.
Pasca-kejadian, dua ekor kuda teridentifikasi mengalami luka luar ringan akibat gesekan dinding bak, sedangkan satu ekor kuda lainnya dipastikan dalam kondisi sehat tanpa mengalami luka fisik.
Personel gabungan dari Polsek Ampel serta Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Polres Boyolali langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi bangkai kendaraan menggunakan armada mobil derek.
Arus lalu lintas di jalur Ampel-Karanggede sempat tersendat selama proses evakuasi muatan dan badan truk, namun saat ini kondisi jalur dipastikan sudah kembali normal.
Berkaca dari peristiwa tersebut, Polres Boyolali mengimbau para pengendara memperketat intensitas pengecekan kelayakan uji kendaraan (ramp check), khususnya fungsi pengereman, sebelum melakukan perjalanan lintas wilayah.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama pengemudi kendaraan besar yang melintas di jalur rawan. Pastikan kondisi kendaraan prima dan patuhi batas kecepatan demi keselamatan bersama,” tegas Winarsih. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono