RADARSOLO.COM-Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo memasuki tahapan finalisasi kesiapan operasional teknis untuk menyambut perpulangan jemaah haji tahun 2026.
Seluruh personel administrasi, tim medis, serta fasilitas akomodasi di lingkungan Asrama Haji Donohudan, Boyolali, mulai disiagakan secara penuh.
Siklus pemulangan ini akan diawali dengan agenda pengukuhan Tenaga Pendukung PPIH yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/6/2026) pukul 13.00 di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Donohudan.
Para personel tambahan ini akan ditempatkan untuk memperkuat struktur pelayanan pada sektor dokumen, logistik konsumsi, manajemen transportasi, akomodasi ruang istirahat, hingga tim kesehatan.
Berdasarkan draf manifes penerbangan, rombongan jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Solo dijadwalkan mendarat di landasan pacu Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, pada Selasa (2/6/2026) sekira pukul 20.55.
Pasca-mendarat, seluruh jemaah tidak langsung dievakuasi menuju asrama haji. Berdasarkan prosedur standardisasi internasional, jemaah beserta seluruh muatan barang bawaannya wajib melewati rangkaian skrining wajib di area terminal bandara.
Pemeriksaan tersebut meliputi:
-
Validasi dokumen keimigrasian.
-
Pemeriksaan Bea Cukai serta registrasi IMEI perangkat seluler.
-
Pemeriksaan pemindaian kesehatan fisik oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Setelah seluruh klaster pemeriksaan di bandara dinyatakan selesai, jemaah baru diperkenankan naik ke armada bus untuk diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan guna mengikuti prosesi serah terima kepada pihak panitia daerah dan keluarga penjemput.
Humas PPIH Embarkasi Solo Nabiila Azka Amaalia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah merampungkan koordinasi teknis bersama jajaran pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, termasuk PT Angkasa Pura, otoritas Bea Cukai, tim medis pelabuhan, serta aparat kepolisian.
Baca Juga: Warga Wonogiri Mulai Rasakan Bediding, Puncaknya Kemarau Diprediksi Agustus
“Kami mohon kerja sama teman-teman semua agar operasional perpulangan haji berjalan dengan lancar, aman, dan mabrur. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dari pengukuhan petugas hingga kedatangan jemaah kloter 1 dapat terlaksana dengan baik,” kata Nabiila Azka Amaalia saat memberikan konfirmasi, Minggu (31/5/2026).
Puncak seremonial penyambutan dan pelepasan resmi jemaah kloter pertama di Gedung Muzdalifah rencananya dihadiri dan dipimpin langsung oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Pihak panitia mengimbau kepada perwakilan keluarga penjemput untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi perpulangan haji.
Mengingat durasi pemeriksaan dokumen dan barang di bandara memerlukan waktu yang fluktuatif, maka jadwal pelaksanaan upacara pelepasan di Asrama Haji Donohudan bersifat dinamis mengikuti realisasi situasi di lapangan.
“Harap bersabar dan tetap mengikuti arahan petugas. Kepulangan jemaah adalah momentum yang membahagiakan, mari kita sambut dengan tertib dan penuh syukur,” tambah Nabiila. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono