Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bentrok di Pengging Boyolali Dipicu Masalah Sepele, Polisi Buru Kelompok yang melakukan Penyerangan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 1 Juni 2026 | 13:56 WIB
Massa yang konvoi terekam kamera warga membawa semacam potongan kayu. Aksi ini berujung bentrok di Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/6/2026). (TANGKAPAN LAYAR)
Massa yang konvoi terekam kamera warga membawa semacam potongan kayu. Aksi ini berujung bentrok di Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/6/2026). (TANGKAPAN LAYAR)

RADARSOLO.COM - Bentrokan massa di kawasan Ngangkruk, Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (31/5/2026) petang, berawal dari hal sepele. 

Kejadian itu diduga dipicu aksi saling balas teriakan antara rombongan konvoi sepeda motor dan sekelompok warga yang sedang berkumpul di lokasi kejadian.

Dampaknya, kaca minimarket pecah, sepeda motor pengunjung rusak, serta satu orang pemuda harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka fisik.

Baca Juga: Bentrokan Pecah di Minimarket Ngangkruk Pengging Boyolali: 1 Orang Luka, Motor Rusak

“Sekitar pukul 17.00, A (pemuda 26 tahun yang terluka) bersama delapan temannya sedang nongkrong di depan minimarket Ngangkruk,” jelas Kanit Reskrim Polsek Banyudono Ipda Rikiyanto, Senin (1/6/2026). 

Sekira pukul 17.40, rombongan konvoi dari kelompok tidak dikenal yang diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang melintas menggunakan sepeda motor secara berboncengan dari arah barat menuju ke arah timur.

“Awal mula bentrok, saat melintas (minimarket Ngangkruk), kelompok konvoi tersebut berteriak. Teriakan itu kemudian dibalas oleh mereka yang sedang nongkrong di lokasi," terang Rikiyanto.

Mendengar balasan teriakan, rombongan massa konvoi sepeda motor memutar balik dan mendatangi halaman depan minimarket.

Melihat situasi yang tidak kondusif, para pemuda yang sedang nongkring melarikan diri masuk ke minimarket untuk mencari perlindungan.

Namun aksi perusakan dan penganiayaan tetap terjadi di lokasi.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Ngemplak Boyolali yang Meninggal setelah Makan Kiriman Sate Masih Sebatas Dugaan, Kapolres Boyolali: Jangan Berspekulasi

Dampak dari aksi penyerangan kelompok tersebut, A mengalami luka robek pada bagian pelipis kanan dan kiri akibat terkena pukulan helm serta tendangan dari pelaku yang belum diketahui identitasnya.

“Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis awal,” ujar Ipda Rikiyanto.

Selain mengakibatkan satu korban luka, bentrokan ini menyebabkan kerugian material berupa pecahnya kaca utama minimarket, serta kerusakan beberapa unit sepeda motor pengunjung minimarket.

Polisi masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap perkara ini. Adapun kelompok pemuda yang menjadi korban penyerangan murni merupakan warga sipil biasa.

Baca Juga: Ingatkan Peristiwa Glamping Temanggung, Polres Boyolali Perketat Pengawasan Aturan Pendakian

“Identitas kelompok konvoi masih kami selidiki. Dipastikan bahwa korban dan teman-temannya merupakan masyarakat biasa, bukan anggota kelompok tertentu, yang saat kejadian mengenakan pakaian biasa,” beber Ipda Rikiyanto.

Polisi tengah menyisir dan memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi nomor polisi kendaraan serta wajah para pelaku pengeroyokan.

Masyarakat di wilayah Banyudono, Boyolali diminta tidak terprovokasi dan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah.

“Mari jaga bersama keamanan dan kenyamanan di lingkungan kita,” imbau Rikiyanto. (fid)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#penyerangan #bentrok pengging banyudono boyolali #masalah sepele #bentrok di minimarket ngangkruk boyolali