Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kandang Ayam di Karanggede Boyolali Terbakar: 18 Ribu Ekor Ayam Terpanggang, Kerugian Ratusan Juta

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 3 Juni 2026 | 09:52 WIB
Kebakaran kandang ayam di Karanggede, Boyolali, Selasa (2/6/2026). (DOK. DAMKAR BOYOLALI)
Kebakaran kandang ayam di Karanggede, Boyolali, Selasa (2/6/2026). (DOK. DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM- Kebakaran melanda kandang ayam berkapasitas 10.000 ekor di wilayah Dologan RT 05/RW 03, Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026) malam.

Api melalap area seluas 60 meter persegi dari total dimensi bangunan sebesar 90 meter persegi, dengan estimasi kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.

Baca Juga: Link Pembuatan Akun SPMB Jateng 2026 Dibuka 3 Juni, Ini Panduan Lengkap dan Daftar Dokumen Wajib

Laporan kebakaran masuk ke markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali pada pukul 20.55 WIB melalui informasi dari lurah setempat.

Merespons laporan tersebut, personel Regu 02 langsung dikerahkan ke lokasi kejadian dengan diperkuat tiga unit armada operasional. 

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, api pertama kali terdeteksi oleh seorang penjaga kandang bernama Ahmadi saat hendak menuju ke kamar mandi.

Saat itu, saksi melihat kobaran api dengan volume yang sudah membesar di area tengah struktur bangunan kandang.

Saksi kemudian berteriak untuk meminta pertolongan, dan warga sekitar sempat berupaya melakukan lokalisasi api menggunakan metode manual namun tidak berhasil.

“Setelah itu Pak Lurah mencoba menghubungi nomor Damkar Boyolali lalu petugas menindaklanjuti kebakaran tersebut,” kata Supriyono, Rabu (3/6/2026).

Operasi pemadaman dan lokalisasi api di lapangan dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas Damkar, lurah, personel Babinsa, serta petugas PT PLN.

Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos PKH, BPNT, dan PIP Juni 2026 Mulai Dicairkan Bertahap, Cek Daftar Penerima dan Nominal Bantuannya

Proses penjinakan api membutuhkan waktu yang cukup lama, mulai dari penanganan awal pada pukul 21.50 WIB hingga tahap pendinginan bangunan dinyatakan selesai sepenuhnya pada Rabu (3/6/2026) pukul 01.00.

Dari total populasi 20 ribu ekor ayam potong di dalam kandang, petugas dan warga hanya berhasil mengevakuasi sekitar 2.000 ekor ayam.

Sementara sisanya, sekitar 18 ribu ekor mati terbakar di dalam kandang dalam kondisi komoditas masih berusia dua hingga tiga minggu dengan ukuran fisik sekepalan tangan.

Baca Juga: Wahana FC Pastikan Kantongi Tiket ke 32 Besar Liga 4 Piala Presiden, Persibangga Purbalingga di Ujung Tanduk, PSPP dan Sylva Kapteng FC Usung Misi Bangkit

Konstruksi fisik tempat budi daya tersebut diketahui berstatus semipermanen dengan sebagian besar material pembentuknya terbuat dari bahan yang mudah terbakar, sehingga memicu akselerasi perambatan api.

Selama proses pemadaman, pihak PLN melakukan pemutusan jaringan arus listrik di area sekitar guna memitigasi terjadinya hubungan pendek arus listrik susulan.

“Kandang semi permanen rawan cepat terbakar. Kami imbau pemilik kandang memastikan instalasi listrik aman, tidak ada korsleting, dan menyediakan alat pemadam ringan di lokasi,"ujarnya.

"Jika melihat api, segera hubungi Damkar 113 agar tidak terlambat penanganannya,” lanjut Supriyono.

Hingga saat ini, instansi berwenang bersama kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di lapangan guna mengungkap penyebab pasti dari kemunculan titik api awal tersebut. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#ribuan ayam terpanggang #karanggede boyolali #Damkar Boyolali #kebakaran kandang ayam