Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Diperiksa Selama 8 Jam, Pengiriman Sate Ayam pada H-1 Kematian Warga Desa Sindon Boyolali Diawasi agar Tak Kabur

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 4 Juni 2026 | 16:27 WIB
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (4/6/2026). (ANTONIUS/RADAR SOLO)
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (4/6/2026). (ANTONIUS/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Polres Boyolali memeriksa 8 saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian A, 57, warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

P, salah seorang saksi yang merupakan menantu A ikut diperiksa selama 8 jam hingga Rabu (3/6/2026) malam.

"Statusnya sampai saat ini masih sebagai saksi," ujar Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (4/6/2026). 

Dalam pemeriksaan tersebut, P mengakui bahwa dirinya yang mengirimkan sate ayam ke rumah A.

Baca Juga: Identitas Pengirim Sate Ayam yang Diduga Disantap Warga Sindon Boyolali hingga Akhirnya Meninggal Dunia Terungkap

Meski demikian, pengakuan itu belum bisa dijadikan dasar untuk menetapkan adanya tindak pidana.

Menurut Indra, penyidik masih menunggu hasil otopsi serta pemeriksaan toksikologi dan uji laboratorium forensik dari Biddokkes Polda Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi kunci untuk mengetahui penyebab pasti kematian Akorban.

"Yang bersangkutan memang menyampaikan kepada penyidik bahwa dia yang mengirimkan sate ke kediaman korban. Tetapi itu belum membuktikan bahwa sate tersebut yang menyebabkan meninggalnya korban," terang Indra.

Apabila hasil pemeriksaan forensik menemukan indikasi tertentu yang menjadi penyebab kematian korban, imbuh kapolres, penyidik akan menentukan langkah hukum berikutnya.

Baca Juga: Duga Ada Kejanggalan Kiriman Sate Ayam, Keluarga Ibu Rumah Tangga di Sindon Boyolali yang Meninggal Tak Wajar Hanya Minta Kejelasan

Termasuk memastikan keterlibatan pihak yang saat ini masih berstatus saksi.

Sementara itu, mengantisipasi P melarikan diri, Polres Boyolali menerapkan pengawasan khusus.

Meski belum dilakukan penahanan karena statusnya masih saksi, keberadaan P terus dipantau oleh penyidik.

"Sampai saat ini yang bersangkutan masih kooperatif dan tidak melakukan upaya-upaya melarikan diri ataupun tindakan yang menghambat proses penyelidikan," tegas Indra.

Baca Juga: Usut Kematian Warga Desa Sindon Boyolali Diduga setelah Makan Kiriman Sate Ayam, Polres Boyolali Periksa 8 Orang Saksi, Siapa Saja?

Menurut Indra, P juga telah menunjuk penasihat hukum untuk mendampingi selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Selama pemeriksaan kemarin, seluruh keterangan disampaikan dengan jelas dan pemeriksaan baru dilakukan satu kali," imbuhnya. (atn)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#ngemplak boyolali #ibu rumah tangga meninggal dunia #pake sate ayam misterius #desa sindon #menantu