RADARSOLO.COM - Personel Regu 03 Damkar Satpol PP Boyolali melakukan tindakan penyelamatan nonkebakaran, Kamis (4/6).
Petugas melakukan pemotongan cincin yang terjepit pada jari seorang warga akibat mengalami pembengkakan.
Aktivitas evakuasi tersebut dilangsungkan di area Kantor Induk Damkar Boyolali yang dimulai pada pukul 14.50 WIB hingga selesai.
Kejadian bermula saat korban sekaligus pelapor bernama Kiptiyah mendatangi pos induk Damkar secara mandiri untuk meminta bantuan kedinasan setelah perhiasan cincin di jarinya tidak dapat dilepas dan mulai memicu pembengkakan jaringan kulit.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono memberikan apresiasi terhadap efisiensi performa regu piket yang bertugas dalam mengeksekusi laporan kedaruratan warga tersebut.
"Tim regu 03 telah melaksanakan penyelamatan potong cincin dengan aman. Kami menggunakan alat khusus gerinda mini agar proses pemotongan tidak melukai jari warga. Alhamdulillah cincin berhasil dilepas tanpa cedera," kata Supriyono.
Supriyono menerangkan bahwa orientasi pelayanan operasional Damkar Boyolali saat ini tidak hanya terbatas pada sektor mitigasi dan penanggulangan bencana kebakaran semata.
Lapisan masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas pelayanan Damkar untuk berbagai jenis kasus kedaruratan nonkebakaran lainnya.
Beberapa klaster pelayanan yang rutin ditangani di lapangan antara lain meliputi evakuasi gangguan sarang tawon, penyelamatan satwa liar liar atau hewan peliharaan, hingga penanganan kasus darurat personal seperti cincin yang tersangkut di jari.
Baca Juga: Bangun Ketahanan Nonfisik Saat Hadapi Bencana, Laksanakan Pelatihan Psikososial di Prambanan Klaten
"Jangan ragu menghubungi Damkar jika ada keadaan darurat. Kami siap 24 jam melayani masyarakat Boyolali," tegas Supriyono.
Sebagai langkah antisipasi, Damkar Boyolali mengimbau warga agar lebih cermat dan berhati-hati dalam menggunakan perhiasan cincin.
Pihak pemadam menjelaskan bahwa pada kondisi cuaca panas, volume ukuran jari manusia memiliki kecenderungan alamiah untuk mengalami pembengkakan sehingga berpotensi memicu cincin terjepit. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono