Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jangan Ketinggalan! Cek Rangkaian Acara Seru Hari Jadi Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:21 WIB
Panen raya padi di Kecamatan Klego dalam rangka peringatan Hari Jadi Boyolali belum lama ini. (ISTIMEWA)
Panen raya padi di Kecamatan Klego dalam rangka peringatan Hari Jadi Boyolali belum lama ini. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali merilis draf rangkaian kegiatan resmi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali tahun 2026.

Peringatan tahun ini membawa tema "Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi" dengan memadukan unsur kebudayaan, seni, kuliner, olahraga, hingga aksi sosial.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali Budi Prasetyaningsih, merinci kalender operasional kegiatan yang dijadwalkan mulai 4 Juni-26 Juni 2026.

Baca Juga: Alami Pembengkakan Jari, Warga Datangi Kantor Damkar Boyolali untuk Potong Cincin

Berikut adalah urutan draf agenda utama yang telah disusun oleh panitia:

Selain acara seremonial tersebut, pada Sabtu, 13 Juni 2026 mulai pukul 09.00, panitia menggelar agenda unggulan berupa Festival Soto Nusantara bertempat di kawasan Patung Susu Murni Boyolali.

Festival culinary ini menyediakan 13 stan soto dari berbagai daerah. Seperti Soto Boyolali, Soto Sokaraja, hingga Soto Lamongan—serta 12 stan UMKM, dengan alokasi porsi yang dibagikan secara gratis kepada pengunjung sebanyak 500 porsi.

Sepanjang bulan Juni, perayaan juga ditunjang dengan donor darah, bakti sosial, pembagian paket sembako, kegiatan panen raya, kompetisi olahraga, serta panggung hiburan rakyat.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-179 Boyolali Syawalludin menjelaskan, momentum tahun ini difokuskan sebagai ruang penguatan identitas daerah serta optimalisasi potensi lokal.

"Boyolali bersolek bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Syawalludin dalam keterangannya pada program Podcast Merapi di Simpang Siaga Boyolali.

Baca Juga: Susul Mapel Batik, DPRD Beri Lampu Hijau Usulan Sejarah Kota Solo Jadi Pelajaran Formal Sekolah

Syawalludin menjabarkan ada tiga pilar filosofis dalam tema tahun ini, yaitu "Bersolek" yang melambangkan semangat pembenahan mutu pembangunan; "Merawat Tradisi" sebagai instruksi menjaga nilai gotong royong, toleransi, dan kerukunan; serta "Memoles Potensi" yang mengarah pada optimalisasi sektor peternakan, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

Di sisi lain, Pemkab Boyolali kembali menerapkan kebijakan berbasis lingkungan dengan mengimbau jajaran instansi, perusahaan swasta, dan lembaga kemasyarakatan untuk mengganti pengiriman karangan bunga ucapan selamat menjadi donasi berbentuk bibit pohon.

"Kami berharap gerakan ini semakin memperkuat komitmen Boyolali terhadap pelestarian lingkungan hidup," ujar Syawalludin mengenai rencana penanaman bibit tersebut di area bantaran sungai, jembatan, dan zona ruang terbuka hijau. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#rangkaian acara hari jadi boyolali #Boyolali Bersolek #Merawat Tradisi dan Memoles Potensi #HUT Boyolali #hari jadi boyolali