RADARSOLO.COM - Kebakaran kembali melanda wilayah Boyolali.
Tumpukan bambu di Dusun II, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, menjadi abu, Minggu (7/6/2026) sore.
Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan oleh pemiliknya sebelum bara api benar-benar padam.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 14.30 WIB melalui sambungan telepon dari pemilik lahan bernama Sri Utomo.
Kronologi bermula saat pemilik lahan membakar sampah di area belakang kandang ternak.
Mengira kondisi perapian sudah aman dan padam, pemilik kemudian meninggalkan lokasi tersebut.
Namun, beberapa saat setelahnya, sejumlah tetangga sekitar berteriak panik setelah melihat kobaran api besar yang muncul dari area belakang kandang.
“Warga berusaha memadamkan secara mandiri sambil meminta bantuan ke Damkar," kata Supriyono, Senin (8/6).
Merespons laporan tersebut, Damkar Boyolali mengerahkan satu unit armada dan sejumlah personel.
Operasi pemadaman membutuhkan waktu selama 37 menit, yang dimulai pada pukul 14.48 hingga seluruh area dinyatakan kondusif pada pukul 15.25.
Petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisasi pergerakan api yang membakar media tumpukan bambu tersebut.
Langkah cepat ini berhasil mencegah lidah api merembet ke bangunan utama kandang maupun komplek pemukiman rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Meskipun kobaran api sempat membesar, Supriyono memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Desa Ketapanrame Makin Bersinar, BRI Peduli Salurkan Bantuan Pengembangan Dorong Wisata dan Edukasi
Berkaca dari kejadian itu, Damkar Boyolali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati.
Mengingat musim kemarau rentan memicu kebakaran vegetasi dan materi kering.
"Bakar sampah harus diawasi sampai benar-benar padam. Angin kencang dan material kering membuat api cepat membesar. Jika terpaksa membakar, pastikan ada air dan warga yang berjaga," tegas Supriyono. (fid)
Editor : Tri Wahyu Cahyono