Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bakar Sampah, Tumpukan Bambu di Teras Boyolali Ikut Menjadi Abu

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 8 Juni 2026 | 11:29 WIB
Personel Damkar Boyolali padamkan api yang menghanguskan tumpukan bambu di Dusun II, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, Minggu sore (7/6). (DOK.DAMKAR BOYOLALI)
Personel Damkar Boyolali padamkan api yang menghanguskan tumpukan bambu di Dusun II, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, Minggu sore (7/6). (DOK.DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM - Kebakaran kembali melanda wilayah Boyolali.

Tumpukan bambu di Dusun II, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, menjadi abu, Minggu (7/6/2026) sore.

Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan oleh pemiliknya sebelum bara api benar-benar padam.

Baca Juga: Penerima PKH dan BPNT Juni 2026 Bisa Dicek Sekarang, Gunakan NIK KTP Status Pencairan Langsung Ketahuan

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 14.30 WIB melalui sambungan telepon dari pemilik lahan bernama Sri Utomo.

Kronologi bermula saat pemilik lahan membakar sampah di area belakang kandang ternak.

Mengira kondisi perapian sudah aman dan padam, pemilik kemudian meninggalkan lokasi tersebut.

Namun, beberapa saat setelahnya, sejumlah tetangga sekitar berteriak panik setelah melihat kobaran api besar yang muncul dari area belakang kandang.

“Warga berusaha memadamkan secara mandiri sambil meminta bantuan ke Damkar," kata Supriyono, Senin (8/6).

Merespons laporan tersebut, Damkar Boyolali mengerahkan satu unit armada dan sejumlah personel.

Baca Juga: Penerima PIP Juni 2026 Bisa Dicek Online! Ini Cara Cek di pip.kemendikdasmen.go.id dengan NISN dan NIK 

Operasi pemadaman membutuhkan waktu selama 37 menit, yang dimulai pada pukul 14.48 hingga seluruh area dinyatakan kondusif pada pukul 15.25.

Petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisasi pergerakan api yang membakar media tumpukan bambu tersebut.

Langkah cepat ini berhasil mencegah lidah api merembet ke bangunan utama kandang maupun komplek pemukiman rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Meskipun kobaran api sempat membesar, Supriyono memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Desa Ketapanrame Makin Bersinar, BRI Peduli Salurkan Bantuan Pengembangan Dorong Wisata dan Edukasi 

Berkaca dari kejadian itu, Damkar Boyolali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati.

Mengingat musim kemarau rentan memicu kebakaran vegetasi dan materi kering.

"Bakar sampah harus diawasi sampai benar-benar padam. Angin kencang dan material kering membuat api cepat membesar. Jika terpaksa membakar, pastikan ada air dan warga yang berjaga," tegas Supriyono. (fid)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#teras boyolali #kebakaran #bakar sampah #Damkar Boyolali