RADARSOLO.COM - Tiga pekerja ditemukan pingsan dengan kondisi mulut berbusa di kandang ternak ayam Dukuh Karangboyo RT 001 RW 004, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Boyolali, Selasa (9/6/2026).
Mereka adalah:
- Agung Sarwoto, warga Glagah Ombo RT 004/005, Desa Senden, Selo.
- Andri Sawi Dianto Pratama, warga Ringingsari RT 001/003 Desa Sampetan, Gladagsari.
- Tri Lestanto, warga Ringingasari Wetan RT 001/003, Desa Sampetan, Gladagsari.
Saat ini, kondisi ketiganya mulai membaik, namun masih berada di ruang ICU Rumah Sakit Umum Pandan Arang Boyolali.
Baca Juga: Polres Sragen Bekuk Tersangka Pembunuhan Siswa SD di Jenar, Pelaku Kenal Ayah Tiri Korban
Kejadian tersebut kali pertama diketahui dua pekerja kandang ternak ayam lainnya, yakni Irsa dan Fajar Agus Saputro.
Selasa siang itu, saksi mengecek kondisi kandang ternak namun gerbang masih dalam kondisi tertutup.
Berkali-kali dipanggil, tidak ada respons dari ketiga korban.
Karena curiga, Fajar masuk ke area kandang dan membuka pintu untuk menempatkan anak-anak ayam.
Fajar kaget melihat kondisi Agung, Andri, dan Tri Lestanto yang tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa.
Temuan itu segera dilaporkan ke pemilik kandang, Joko Jasmanto, lalu diteruskan ke Polsek Ampel.
Baca Juga: 13 SD dan 2 SMP Negeri di Wonogiri Akan Di-regrouping, Disdikbud Ungkap Faktor Pendorongnya
Petugas Polsek Ampel bersama tenaga kesehatan langsung mengevakuasi korban.
Ketiganya dibawa ke Puskesmas Tengaran sebelum dirujuk ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, ketiga korban diduga mengalami keracunan gas dari sisa pembakaran briket arang di dalam ruangan.
Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Baca Juga: Persiharjo vs Pasuruan United Berakhir 0-0, Persaingan Grup X 32 Besar Liga 4 Makin Ketat
“Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut. Saat ini para korban masih menjalani perawatan medis,” ujar Iptu Edhy Nugroho, Rabu (10/6/2026).
Polres Boyolali mengimbau masyarakat dan pemilik kandang ternak memperhatikan sirkulasi udara.
Termasuk aspek keselamatan kerja saat menggunakan briket atau sumber pembakaran lain di ruang tertutup.
Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa. (fid/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono