Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bikin Resah Anak-anak TPA dan Peternak, Dua Sarang Tawon Vespa di Musuk Dievakuasi Damkar Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:47 WIB
Damkar Boyolali mengevakuasi sarang tawon vespa yang meresahkan warga. (DOK.DAMKAR BOYOLALI)
Damkar Boyolali mengevakuasi sarang tawon vespa yang meresahkan warga. (DOK.DAMKAR BOYOLALI)

RADARSOLO.COM-Personel Regu 02 Damkar Satpol PP Boyolali mengevakuasi dua sarang tawon berukuran besar di wilayah Kecamatan Musuk, Rabu (10/6/2026) malam.

Proses pemindahan dua sarang serangga berbahaya tersebut dilakukan dengan menggunakan dua metode penanganan yang berbeda, menyesuaikan kondisi medan di lapangan.

Baca Juga: Wabup Imron: Tani Merdeka Bisa Tampung Aspirasi Petani Wonogiri

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, operasi penyelamatan pertama berlokasi di area halaman Masjid Tampir Baru, Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Boyolali.

Laporan kedaruratan tersebut kali pertama disampaikan warga bernama Tri Joko Marsono.

Kronologi bermula pada Selasa (9/6/2026) siang, saat pelapor menerima aduan dari anak-anak Taman Pendidikan Alquran (TPA) yang melihat adanya sarang tawon menggantung di atas pohon halaman masjid.

Karena posisinya dinilai membahayakan keselamatan anak-anak, warga meminta bantuan evakuasi kepada petugas Damkar.

Operasi pembersihan sarang di atas pohon tersebut berlangsung selama 45 menit, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 09.45 WIB dengan menerapkan metode pembakaran langsung pada sarang.

Sementara itu, operasi evakuasi kedua dilaksanakan di wilayah Sudorejo, Desa/Kecamatan Musuk Boyolali.

Keberadaan koloni tawon ini kali pertama diketahui oleh seorang warga bernama Suminem saat hendak memberi pakan hewan ternak peliharaannya.

Baca Juga: Celebest FC Bungkam Persada, Persebi Boyolali dalam Ancaman, Persaingan Liga 4 Kian Memanas

Suminem mendapati sarang tawon berukuran cukup besar melekat di bagian atas struktur kandang ternak.

Untuk TKP kedua, petugas menerapkan metode penyemprotan cairan bahan bakar bensin ke dalam rongga sarang.

Petugas terlebih dahulu menutup akses lubang keluar masuk utama agar koloni serangga tersebut terisolasi di dalam dan tidak menyengat regu penyelamat yang sedang bertugas.

“Setelah berhasil dibasmi, sarang kemudian dimasukkan kedalam wadah untuk dipindah. Sebab jika tidak dipindah, sarang berpotensi digunakan kembali oleh koloni tawon lain,” kata Supriyono, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: 12 SPPG di Wonogiri Kembali Beroperasi, Wabup Imron Sebut Bakal Ada Pembatasan Dapur per Kecamatan

Supriyono menambahkan keberadaan sarang tawon, terutama dari jenis tawon vespa (Vespa affinis), sangat rawan memicu fatalitas apabila bersinggungan langsung dengan pemukiman padat penduduk.

Kelompok usia anak-anak serta lanjut usia (lansia) menjadi draf sasaran yang paling rentan terhadap draf risiko dampak racun sengatan.

Guna mengantisipasi terjadinya draf insiden serangan tawon, masyarakat diimbau segera memanfaatkan kanal pelaporan resmi Damkar apabila menemukan indikasi kemunculan sarang serupa di fasilitas umum maupun rumah pribadi.

“Jangan mencoba mengevakuasi sendiri karena berisiko disengat,” tegas Supriyono. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#sarang tawon vespa affinis #Evakuasi Sarang Tawon #Damkar Boyolali